Jakarta -
Para intelektual mengungkap penemuan mengejutkan di bawah lapisan es tebal Antartika. Menggunakan teknologi satelit dan radar, mereka menemukan 'dunia nan hilang' berskala raksasa, terkubur sekitar 2 km di bawah permukaan es.
Wilayah ini diperkirakan mempunyai luas lebih dari 20 ribu km persegi, komplit dengan sungai, lembah sedalam hingga 1.200 meter, dan dataran tinggi nan terbentuk oleh aliran air jutaan tahun lalu.
Para peneliti menyebut lanskap ini telah membeku dan terawetkan selama sekitar 34 juta tahun, sejak Antartika berubah dari wilayah beriklim hangat menjadi benua es seperti sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah bumi nan hilang, terkubur di bawah es selama jutaan tahun," tulis laporan tersebut, dikutip dari ClickPetroleoeGas.
Sebelum membeku, wilayah ini diyakini mempunyai rimba beriklim sedang dan sistem sungai aktif. Temuan menunjukkan bahwa bentang alam tersebut bukan terbentuk oleh es, melainkan oleh aliran air di masa lalu.
"Dataran tinggi ini dipahat oleh air, dengan sungai dan lembah nan dalam," jelas laporan penelitian.
Ini menjadi bukti kuat bahwa Antartika pernah mempunyai lingkungan nan jauh lebih hangat dan mendukung kehidupan. Karena tertutup es tebal, para intelektual tidak bisa memandang langsung permukaan tersebut.
Mereka menggunakan radar penembus es dan gambaran satelit untuk memetakan struktur di bawahnya. Teknologi ini memungkinkan para peneliti memandang perincian topografi seperti lembah, sungai purba, hingga dataran tinggi.
Lanskap nan ditemukan ini mempunyai ukuran sangat luas, setara sebuah negara, menjadikannya salah satu penemuan subglasial terbesar di Antartika. Temuan ini juga menunjukkan bahwa bagian bawah es Antartika jauh lebih kompleks daripada nan selama ini diperkirakan.
Penelitian ini membantu intelektual memahami gimana Antartika berubah dari benua hijau menjadi tertutup es. Selain itu, temuan ini juga krusial untuk memprediksi masa depan, terutama mengenai perubahan suasana dan potensi mencairnya es.
Struktur di bawah es, seperti lembah dan sungai, dapat memengaruhi gimana es bergerak dan mencair. Dengan memahami lanskap ini, intelektual bisa membikin model nan lebih jeli tentang kenaikan permukaan laut di masa depan.
Meski sudah dipetakan, bumi tersembunyi ini tetap menyimpan banyak misteri. Para peneliti berambisi studi lanjutan bisa mengungkap lebih banyak tentang kondisi masa lampau Antartika.
(rns/rns)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·