Jakarta, CNN Indonesia --
Partai Gerindra DKI Jakarta buka bunyi mengenai poster aktivitas Tech-Culture Fest nan digelar BYD di Parkir Selatan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, akhir pekan lampau memuat logo partai dan ramai diperbincangkan di media sosial X.
Perwakilan Gerindra DKI Jakarta Rani Mauliani mengatakan pencantuman logo partai dalam poster tersebut terjadi lantaran kekhilafan dari tim media internal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sini sekalian saya bisa mewakili, ya, mungkin ada kekhilafan dan ketidakpahaman maupun kelalaian dari admin tim media kami," ujar Rani saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, dikutip Senin (25/5).
Rani kemudian menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan nan muncul akibat unggahan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk itu, atas nama pribadi maupun selaku pengurus DPD Gerindra DKI Jakarta kami minta maaf nan sebesar-besarnya kepada seluruh pihak nan merasa kurang berkenan dan kurang nyaman sehingga terjadinya kegaduhan," imbuhnya.
Rani nan juga menjabat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra menegaskan tidak ada maksud tertentu di kembali unggahan poster tersebut.
"Sungguh saya jamin tidak ada niat jelek alias apa pun. Ini murni kesalahan dari pihak admin nan awalnya hanya mau beriktikad men-share event nan menurutnya spektakuler kepada penduduk Jakarta agar bisa tersampaikan secara luas," katanya.
Ia kembali meminta maaf kepada publik, khususnya penduduk Jakarta, dan berambisi persoalan tersebut tidak diperpanjang.
"Kami tidak pernah menyatakan bahwa giat tersebut adalah event kami," ucap Rani.
"Semoga event tersebut sukses dan ke depannya pihak penyelenggara dapat terus memberikan karya-karya nan semakin luar biasa ke depannya," pungkasnya.
Poster aktivitas BYD dengan logo Gerindra di pojok kiri atas sempat beredar di X kemudian jadi perbincangan netizen. Sebagian mempertanyakan keterlibatan Gerindra di aktivitas itu.
BYD Indonesia lantas merespons melalui akun IG resmi @byd_indonesia, mereka menegaskan aktivitas Tech-Culture Fest pada 20-24 Mei 2026 digelar secara independen dan tidak mempunyai hubungan dengan organisasi maupun kepentingan tertentu.
"Seluruh rangkaian aktivitas dibuat murni untuk tujuan informatif, intermezo dan pengalaman bagi para peserta serta visitor nan hadir," tulis BYD Indonesia.
"Begitu pula dengan seluruh bintang tamu nan menjadi pengisi aktivitas BYD Tech-Culture Fest tidak terafiliasi dengan pihak mana pun!" lanjut BYD.
(ryh/fea)
Add
as a preferred source on Google
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·