SAMPIT – Selain menyasar kalangan pelajar, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui SPPG Kotawaringin Timur (Kotim) Baamang Baamang Tengah 4 juga memberikan faedah bagi masyarakat sekitar dapur mereka di Jalan Jaya Wijaya, khususnya melalui jasa posyandu.
Tercatat, ratusan penerima faedah berasal dari dua posyandu di sekitar wilayah operasional SPPG Jaya Wijaya. Di Posyandu Kemuning nan berada di Jalan Jaya Wijaya, jumlah penerima mencapai 122 orang, terdiri dari 98 balita, 22 ibu menyusui, dan 2 kader.
Sementara itu, Posyandu Melati Bromo di Jalan Gunung Bromo melayani 113 orang penerima manfaat, nan meliputi 79 balita, 32 ibu menyusui, dan 2 kader.
Ahli gizi SPPG Baamang Tengah 4 Febi, menyampaikan bahwa menu nan diberikan pada dasarnya sama dengan nan disalurkan ke sekolah, namun terdapat sedikit penyesuaian khususnya bagi balita.
“Untuk balita, menu tidak pedas dan porsi disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Jadi tetap sama secara komposisi gizi, hanya ada penyesuaian agar kondusif dan sesuai,” katanya.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga pengedaran makanan, tetap mengikuti standar operasional nan telah ditetapkan dalam program MBG.
Program ini diharapkan bisa membantu pemenuhan gizi balita dan ibu menyusui, nan merupakan golongan rentan dan memerlukan perhatian unik dalam aspek kesehatan.
Kepala SPPG Baamang Tengah 4 Sidik menyampaikan dengan adanya support ini, diharapkan nomor masalah gizi di masyarakat dapat ditekan, serta meningkatkan kualitas kesehatan sejak usia dini.
Ke depan, SPPG ini berambisi program MBG dapat terus melangkah dan menjangkau lebih banyak posyandu di wilayah Kotim.
“Harapan kami, program ini bisa membantu menciptakan generasi nan lebih sehat sejak dini. Karena pemenuhan gizi tidak hanya krusial bagi siswa, tetapi juga bagi balita dan ibu menyusui,” pungkasnya. (Nardi)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·