Chaos Di Balik Panggung Pertemuan Xi-trump, Gaduh Depan Kuil Surga

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pertemuan puncak dua pemimpin dunia, Amerika Serikat Donald Trump dan China Xi Jinping jadi buletin di seluruh dunia, sejak Kamis (14/5).

Namun dibalik pertemuan berhistoris tersebut terselip kejadian nan menimpa para wartawan dan staf nan ikut dalam rombongan Presiden Trump.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti terekam oleh ahli kamera dari sutradara Bret Ratner, nan pernah membikin movie "Rush Hour".

Kekacauan pertama terjadi sekelompok wartawan China menyerbu pertemuan bilateral Trump dengan Xi di pagi hari.

Suasana nan ramai membikin seorang staf gedung putih nan tidak disebutkan namanya jatuh dan terinjak.

Staf pendahulu itu mengalami memar meski tidak mengalami luka serius. Saking kacaunya, satu personil delegasi AS terdengar menyebutnya sebagai "kekacauan total" seperti dikutip dari New York Post.

Banner Microsite Haji 2026

Tidak berakhir sampai di sana, para pejabat China juga disebut berupaya untuk mengendalikan ketat tamu-tamu Amerika.

Salah satunya, wartawan AS diberi akses terbatas ke bilik mandi dan penyitaan botol air minum.

"Tidak ada minuman lain nan disediakan untuk pers Amerika meskipun mentari bercahaya terang dan suhu mencapai lebih dari 80 derajat di ibu kota Tiongkok," tulis laman tersebut.

Dan nan tak kalah seru adalah ketika Trump dan Xi usai keliling "Kuil Sorga", warisan bumi berumur 600 tahun.

Setelah keduanya berfoto, mereka melanjutkan melihat-lihat kuil. Tapi pers Amerika dibawa ke ruang tunggu dan dikurung di dalamnya.

Ketika tiba waktunya Trump berangkat, para pejabat Tiongkok menolak mengizinkan para wartawan untuk berasosiasi kembali dengan iring-iringan mobil presiden, hingga memicu perdebatan sengit.

Di tengah seruan berkali-kali "kami kudu pergi," seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada pihak China bahwa pemerintahan Trump tidak bakal pernah memperlakukan mereka jika sedang di AS.

Akhirnya, saat Trump berada di dalam iring-iringan mobil dan menunggu pers, seorang staf Gedung Putih mengumumkan: "Kita bakal pergi."

Mereka pun menerobos barisan orang Tiongkok dan berlari keluar pintu.

Konfrontasi berikutnya terjadi pada sore hari di "Kuil Surga" ketika para pejabat Tiongkok menolak mengizinkan seorang pemasok Dinas Rahasia nan mendampingi rombongan pers kepresidenan masuk ke area aman.

Alasannya lantaran pemasok tersebut membawa senjata api, praktik standar bagi badan pengawal tersebut.

Sementara para wartawan dan delegasi Amerika menolak untuk melanjutkan perjalanan tanpa pemasok tersebut.

Di sisi lain para pejabat Beijing berkeinginan untuk mengambil senjata api milik Secret Service itu.

Setelah penundaan selama 30 menit dan banyak perdebatan, pemasok Dinas Rahasia lain nan sudah mendapat izin untuk melanjutkan dipanggil untuk mengawal wartawan masuk ke dalam sementara pemasok pertama tetap tinggal di belakang.

Rupanya, kejadian tak mengenakan ini ditandai oleh para wartawan dan staf gedung putih sebagai langkah China mendikte liputan peristiwa buletin global.

(imf/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional