CNN Indonesia
Selasa, 07 Apr 2026 23:30 WIB
Ilustrasi. Meski terlihat baik-baik saja dan belum rusak, ada beberapa peralatan dapur nan sebaiknya diganti lebih sering. (dward99/morgueFile)
Jakarta, CNN Indonesia --
Peralatan dapur memang merupakan perihal krusial nan kita gunakan setiap hari untuk memasak dan menyiapkan makanan. Namun, meskipun tampak awet, tak semua peralatan dapur bisa memperkuat selamanya.
Seiring waktu, beberapa perangkat dapur bisa mengalami kerusakan, kehilangan fungsi, apalagi berpotensi membahayakan kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau Anda sering memasak alias sering menjamu tamu untuk makan di rumah, krusial untuk mengevaluasi kembali kondisi peralatan dapur nan digunakan secara rutin.
Peralatan dapur nan kudu sering diganti
Berikut ini sejumlah peralatan dapur nan sebaiknya lebih sering diganti agar tetap kondusif dan efektif digunakan untuk mengolah makanan:
1. Talenan berbahan plastik
Talenan plastik memang praktis, tetapi sebaiknya diganti setiap tahun alias saat sudah terlihat goresan dalam akibat pisau. Menurut Southern Living, goresan ini menjadi tempat berkembang biak bakteri, terutama saat memotong daging mentah.
Sebagai alternatif, gunakanlah talenan berbahan kayu nan bisa menjadi pilihan lebih sehat dan ramah lingkungan.
2. Handuk dan lap dapur
Di setiap dapur pasti selalu tersedia kain nan biasa digunakan untuk mengeringkan tangan, mengelap meja, hingga menangani peralatan panas.
Meskipun perangkat dapur nan satu ini sering dicuci, serat kain lama-kelamaan bakal rusak. Hal ini membikin daya serapnya menurun dan aroma tidak sedap bisa tertinggal.
Jika handuk alias kain lap nan Anda gunakan terasa kasar dan berbau meski sudah dicuci, saatnya tukar dengan nan baru.
3. Spons dan perangkat penggosok
Mengutip The Spruce, spons dapur nan sering basah rentan menjadi sarang jamur dan bakteri.
Para mahir menyarankan untuk mengganti spons setidaknya sebulan sekali, alias lebih sigap jika sudah berbau alias berubah warna. Mengganti spons secara rutin sangat krusial untuk menjaga kebersihan dan kesehatan dapur.
4. Panci dan wajan antilengket
Foto: iStockphoto/MSPhotographic
Ilustrasi wajan antilengket.
Kalau Anda rutin memasak, periksa kondisi panci dan wajan antilengket nan sering dipakai. Jika lapisan antilengket mulai tergores, efektivitasnya bisa menurun.
Selain itu, lapisan antilengket tersebut bisa terkelupas ke dalam makanan. Jika Anda memandang ada goresan, ini saatnya mengganti peralatan dapur ini demi keamanan dan kualitas masakan.
5. Wadah makanan plastik
Wadah plastik sering digunakan untuk menyimpan makanan, tetapi jika sudah susah dibersihkan, bernoda, alias menyimpan aroma makanan, sebaiknya diganti saja.
Menurut Real Simple, wadah lama juga kurang efektif menjaga kesegaran makanan, sehingga mengganti secara berkala sangat dianjurkan.
6. Saringan penggorengan
Keranjang dan saringan penggorengan biasanya mendapat tekanan berat dari volume makanan saat digunakan, terlebih perangkat ini sering bergesekan dengan minyak panas.
Seiring waktu, kawat saringan bisa lenggang alias patah, nan berisiko mencemari makanan. Sebaiknya, tukar saringan setiap satu sampai satu separuh tahun untuk menjaga keamanan makanan.
7. Spatula berbahan karet
Meski tahan panas dan kuat, spatula berbahan karet perlu diganti secara rutin, idealnya setiap enam bulan.
Spatula nan sudah mulai retak, tergores, alias sobek tidak hanya mengurangi performa saat memasak, tetapi juga bisa menjadi sarang kotoran.
Itu dia beberapa peralatan dapur nan perlu diganti secara rutin. Tak hanya soal menjaga kualitas masakan, tetapi ini juga krusial untuk kesehatan dan keselamatan keluarga.
Jadi, sering-seringlah cek dan tukar peralatan dapur Anda nan sudah rusak.
(rti)
Add
as a preferred source on Google
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·