Bupati Wacanakan Pembangunan Jembatan Mandomai

Sedang Trending 1 jam yang lalu

KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Bupati Kapuas HM Wiyatno mewacanakan pembangunan jembatan nan menghubungkan Mandomai–Sei Pitung. Selama ini, masyarakat nan melintas di jalur tersebut tetap mengandalkan transportasi feri. Jalur Mandomai–Sei Pitung menjadi salah satu akses pengganti nan cukup diminati lantaran bisa memotong jarak tempuh nan relatif panjang.

Warga dari wilayah Mantangai, Dadahup, hingga Palingkau nan hendak menuju Pulang Pisau maupun Palangka Raya banyak memilih jalur ini. Tidak hanya itu, masyarakat dari Mandomai dan sekitarnya nan bakal menuju Kota Kuala Kapuas juga memanfaatkan lintasan tersebut lantaran dinilai lebih sigap dan efi sien.

“Dengan adanya jembatan, diharapkan mobilitas masyarakat bakal semakin lancar tanpa kudu berjuntai pada antrean feri,” kata Wiyatno.

Selain itu, arus pengedaran peralatan dan jasa juga diproyeksikan menjadi lebih sigap sehingga berakibat positif terhadap perekonomian masyarakat. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga membuka akses jalan Basarang– Mandomai guna mendukung konektivitas antarwilayah.

Dengan terbukanya jalur ini, masyarakat dari wilayah Basarang dan sekitarnya nan hendak menuju Dadahup maupun Mantangai dapat menempuh perjalanan lebih cepat. Tak hanya berakibat lokal, keberadaan jembatan ini nantinya juga membuka kesempatan akses lebih luas.

Masyarakat dari Palangka Raya, Sampit maupun wilayah barat Kalimantan Tengah nan bakal menuju Banjarmasin dapat memanfaatkan jalur Mandomai–Sei Pitung lantaran dinilai lebih singkat dan efisien dibandingkan rute nan ada saat ini.

Rencana pembangunan jembatan ini juga bakal semakin strategis jika terintegrasi dengan pengembangan akses jalan dari Batanjung–Kuala Kapuas–Mantangai–Timpah– Pujon–Pasak Talawang hingga Sei Hanyo. Jalur tersebut diperkirakan bakal menjadi koridor krusial penghubung wilayah pesisir hingga pedalaman. (art/kpg)

KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Bupati Kapuas HM Wiyatno mewacanakan pembangunan jembatan nan menghubungkan Mandomai–Sei Pitung. Selama ini, masyarakat nan melintas di jalur tersebut tetap mengandalkan transportasi feri. Jalur Mandomai–Sei Pitung menjadi salah satu akses pengganti nan cukup diminati lantaran bisa memotong jarak tempuh nan relatif panjang.

Warga dari wilayah Mantangai, Dadahup, hingga Palingkau nan hendak menuju Pulang Pisau maupun Palangka Raya banyak memilih jalur ini. Tidak hanya itu, masyarakat dari Mandomai dan sekitarnya nan bakal menuju Kota Kuala Kapuas juga memanfaatkan lintasan tersebut lantaran dinilai lebih sigap dan efi sien.

“Dengan adanya jembatan, diharapkan mobilitas masyarakat bakal semakin lancar tanpa kudu berjuntai pada antrean feri,” kata Wiyatno.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, arus pengedaran peralatan dan jasa juga diproyeksikan menjadi lebih sigap sehingga berakibat positif terhadap perekonomian masyarakat. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga membuka akses jalan Basarang– Mandomai guna mendukung konektivitas antarwilayah.

Dengan terbukanya jalur ini, masyarakat dari wilayah Basarang dan sekitarnya nan hendak menuju Dadahup maupun Mantangai dapat menempuh perjalanan lebih cepat. Tak hanya berakibat lokal, keberadaan jembatan ini nantinya juga membuka kesempatan akses lebih luas.

Masyarakat dari Palangka Raya, Sampit maupun wilayah barat Kalimantan Tengah nan bakal menuju Banjarmasin dapat memanfaatkan jalur Mandomai–Sei Pitung lantaran dinilai lebih singkat dan efisien dibandingkan rute nan ada saat ini.

Rencana pembangunan jembatan ini juga bakal semakin strategis jika terintegrasi dengan pengembangan akses jalan dari Batanjung–Kuala Kapuas–Mantangai–Timpah– Pujon–Pasak Talawang hingga Sei Hanyo. Jalur tersebut diperkirakan bakal menjadi koridor krusial penghubung wilayah pesisir hingga pedalaman. (art/kpg)

Sumber prokalteng