Jakarta -
Apple baru saja mengumumkan laporan tahunan Environmental Progress Report berisi pencapaian lingkungannya sepanjang tahun 2025. Laporan ini mengungkap Apple menggunakan 30% material daur ulang di seluruh gadget nan mereka kapalkan sepanjang tahun 2025.
Di beberapa komponen, kandungan material daur ulangnya apalagi mencapai 100%. Semua baterai nan dirancang Apple saat ini menggunakan 100% kobalt daur ulang, semua magnet menggunakan 100% komponen tanah jarang daur ulang, dan semua papan sirkuit nan dirancang Apple menggunakan 100% pelapisan emas dan penyolderan timah daur ulang.
Apple juga sukses menyingkirkan plastik dari semua bungkusan produknya. Kini, semua gadget baru Apple datang dalam bungkusan berbasis serat nan dapat didaur ulang sendiri di rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari semua lini produk Apple, MacBook Neo jadi gadget nan menggunakan material daur ulang paling banyak. Laptop terjangkau itu menggunakan 60% material daur ulang secara keseluruhan.
MacBook Neo juga menggunakan proses pembentukan aluminium baru nan memakai bahan baku separuh lebih sedikit dibandingkan metode tradisional, seperti dikutip dari MacRumors, Minggu (19/2/2026).
Apple dan pemasoknya juga mengembangkan proses anodisasi nan mendongkrak tingkat daur ulang air hingga 70%, sehingga mengubah proses nan biasanya royal air menjadi sistem nan nyaris tertutup. Apple berencana memperluas proses ini ke lebih banyak lini produksi dalam beberapa tahun ke depan.
Apple dan pemasoknya menghemat 17 miliar galon air bersih sepanjang tahun 2025, dan mereka mengganti lebih dari separuh air nan dipakai untuk mendukung akomodasi globalnya.
Delapan pusat info milik Apple saat ini sudah tersertifikasi sesuai standar dari Alliance for Water Stewardship. Apple sudah memasang sasaran untuk mengganti semua air nan diambil oleh fasilitasnya pada tahun 2030.
Pemasok langsung Apple memperoleh lebih dari 20 gigawatt daya terbarukan sepanjang tahun 2025 melalui Supplier Clean Energy Program, menghasilkan lebih dari 38 juta megawatt-jam listrik nan dapat memasok listrik bagi lebih dari 3,4 juta rumah di Amerika Serikat selama setahun.
Apple sendiri memperoleh tambahan listrik sebesar 1,8 gigawatt untuk memasok daya ke kantor, toko, ritel, dan pusat datanya nan sepenuhnya menggunakan daya terbarukan.
(vmp/fay)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·