Bandung, CNN Indonesia --
Di tengah pergantian pembimbing dari Bojan Hodak ke Igor Tolic, manajemen Persib Bandung menyadari perubahan bisa menimbulkan emosi.
Setelah akhir pekan nan meriah lantaran pesta juara, Persib kembali menjadi sorotan pada awal pekan. Pergantian pembimbing jadi alasan.
Hodak nan tiga musim beruntun membawa Persib ke podium dipastikan tidak lagi menjadi ahli latih. Hodak mengisi posisi penasihat teknis, sementara Tolic mengisi tempat nan ditinggalkan kompatriotnya tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deputy CEO Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menyadari langkah nan diambil bakal menyulut emosi. Di sisi lain Adhitia berambisi Bobotoh bisa menyikapi dengan perspektif pandang lain.
"Kami memahami bahwa perubahan selalu menghadirkan beragam emosi. Namun kami berambisi Bobotoh dapat memandang langkah ini sebagai bagian dari proses pertumbuhan dan perkembangan klub dalam jangka panjang. Dukungan dan kepercayaan Bobotoh bakal selalu menjadi salah satu kekuatan terbesar bagi Persib," ucap Adhitia dikutip dari situs resmi Persib.
Pihak klub juga menyatakan penunjukan Tolic sebagai pembimbing menggantikan Hodak merupakan pilihan nan mengedepankan proses.
Tolic dinilai bisa menjaga nilai-nilai nan sudah dibangun Hodak, seperti etos kerja, identitas kompetitif, dan kegigihan meraih kemenangan.
"Coach Igor memahami kultur tim, mengenal karakter pemain, dan telah menjadi bagian dari perjalanan sukses nan diraih berbareng dalam beberapa musim terakhir. Kami percaya kesinambungan dan penyesuaian merupakan modal krusial dalam menghadapi babak baru ke depan," terang Adhitia.
Tolic merupakan asisten Hodak sejak 2024 menggantikan posisi Goran Paulic.
Sebelum menjadi asisten pembimbing di Persib, Tolic sudah pernah menjadi pembimbing kepala di beberapa klub di Kroasia dan Mesir.
(csr/nva)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·