PROKALTENG.CO-Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah strategis untuk memperkuat penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggandeng jurumasak selebriti Chef Arnold Poernomo dalam proses penyusunan petunjuk teknis (juknis) baru.
Keterlibatan Chef Arnold menjadi bagian dari upaya menyeluruh nan dilakukan BGN untuk membenahi tata kelola program setelah beragam pertimbangan dan tantangan nan muncul selama penerapan di lapangan.
Langkah tersebut menandai dimulainya fase baru dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis yang selama ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah dan golongan penerima faedah lainnya.
Kepala BGN, Nanik Deyang, berbareng jejeran ketua lembaga menegaskan bahwa pembenahan tidak hanya difokuskan pada aspek administratif, tetapi juga menyentuh seluruh rantai penyelenggaraan program, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, sistem operasional dapur, pengadaan dan penggunaan peralatan, hingga penyusunan standar menu nan lebih terukur dan berkualitas.
Menurut BGN, pengalaman selama masa penyelenggaraan program menunjukkan perlunya standar operasional nan lebih rinci dan seragam agar kualitas jasa dapat terjaga di seluruh daerah.
Oleh lantaran itu, penyusunan juknis baru diharapkan bisa menjadi pedoman nan lebih komprehensif bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nan menjalankan program di beragam wilayah Indonesia.
Keterlibatan Chef Arnold Poernomo dinilai krusial lantaran pengalaman dan kompetensinya di bagian kuliner dapat membantu menciptakan standar menu nan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga mempunyai cita rasa nan baik dan dapat diterima oleh para penerima manfaat.
PROKALTENG.CO-Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah strategis untuk memperkuat penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggandeng jurumasak selebriti Chef Arnold Poernomo dalam proses penyusunan petunjuk teknis (juknis) baru.
Keterlibatan Chef Arnold menjadi bagian dari upaya menyeluruh nan dilakukan BGN untuk membenahi tata kelola program setelah beragam pertimbangan dan tantangan nan muncul selama penerapan di lapangan.
Langkah tersebut menandai dimulainya fase baru dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis yang selama ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah dan golongan penerima faedah lainnya.
Kepala BGN, Nanik Deyang, berbareng jejeran ketua lembaga menegaskan bahwa pembenahan tidak hanya difokuskan pada aspek administratif, tetapi juga menyentuh seluruh rantai penyelenggaraan program, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, sistem operasional dapur, pengadaan dan penggunaan peralatan, hingga penyusunan standar menu nan lebih terukur dan berkualitas.
Menurut BGN, pengalaman selama masa penyelenggaraan program menunjukkan perlunya standar operasional nan lebih rinci dan seragam agar kualitas jasa dapat terjaga di seluruh daerah.
Oleh lantaran itu, penyusunan juknis baru diharapkan bisa menjadi pedoman nan lebih komprehensif bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nan menjalankan program di beragam wilayah Indonesia.
Keterlibatan Chef Arnold Poernomo dinilai krusial lantaran pengalaman dan kompetensinya di bagian kuliner dapat membantu menciptakan standar menu nan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga mempunyai cita rasa nan baik dan dapat diterima oleh para penerima manfaat.
46 menit yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·