CNN Indonesia
Kamis, 02 Apr 2026 08:45 WIB
Ilustrasi eskalator. (Hebi65/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --
China memperkenalkan eskalator luar ruangan terpanjang di bumi nan telah beraksi sejak Februari 2026. Panjang eskalator itu melampaui 900 meter dan berada di Kota Wushan, Chongqing.
Eskalator raksasa berjulukan Shennu Escalator alias juga disebut Goddess Escalator ini seakan membelah pusat kota. Terlebih lagi wilayah Chongqing nan berada di atas perbukitan curam, membikin eskalator ini seakan terus naik sampai ke langit.
Melansir Futurism, dengan panjang nan luar biasa itu, eskalator Shennu nan artinya "Dewi" ini diklaim sebagai eskalator luar ruangan terpanjang di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eskalator ini diperkirakan setara dengan ketinggian gedung 80 lantai. Waktu nan dibutuhkan untuk naik dari ujung ke ujung eskalator ini apalagi mencapai 21 menit.
"Sejauh nan saya tahu, tidak ada proyek nasional serupa, baik melampaui alias sama dengan kami, baik dalam pembangunan alias sudah nan sudah ada. Ini nan pertama dengan jenis seperti ini," ujar kepala tim kreasi proyek sekaligus insinyur di China Railway Eryuan Engineering, Huang Wei.
Seperti dikutip CNN, eskalator Shennu sebenarnya bukan sistem eskalator nan terintegrasi alias tidak terputus. Shennu terdiri dari dua eskalator terpisah dan satu lift, tetapi semuanya dianggap sebagai satu kesatuan lantaran berada di jalur nan sama.
Sebelumnya, Chongqing sudah terkenal mempunyai eskalator Crown di Huangguan nan ikonik sejak tahun 1990-an lantaran jadi eskalator terpanjang di Asia.
Namun, dengan dibangunnya Eskalator Shennu di Wushan, Chongqing memperbarui rekornya sendiri. Sekarang eskalator terbesar di bumi itu menjadi salah satu destinasi menarik di Chongqing nan ramai dikunjungi wisatawan.
Setiap hari, ada sekitar 9.000 orang nan menggunakan eskalator Shennu.Penggunanya semakin banyak ketika Festival Musim Semi bulan lalu, lantaran mencapai 450 ribu orang nan datang untuk naik eskalator ini.
Untuk naik eskalator ini perlu bayar USD 0,43 dolar alias sekitar Rp7.000. Tarif nan sepadan apalagi murah untuk menghemat waktu dan tenaga jika mau naik ke atas Puncak Shennu.
Pendatang dari kota lain nan mencoba eskalator Shennu mengatakan bahwa eskalator luar ruangan seperti ini memudahkan perjalanan dari bawah ke atas, terlebih lagi jika kudu membawa barang-barang nan berat.
Pekerjaan para bangbang (kuli panggul tradisional alias porter di Chongqing) juga lebih terbantu dengan adanya eskalator Shennu. Beban nan beratnya berkilo-kilo tidak lagi perlu dipanggul menggunakan tali dan bambu.
"Sebelumnya tidak ada lift, nan cukup merepotkan," kata seorang bangbang, Ran Guanghui.
(ana/wiw)
Add
as a preferred source on Google
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·