PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) melaksanakan Verifikasi dan Penilaian Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Kepala Bapperida Kalteng, Rabu (10/6).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 peserta nan merupakan perwakilan dari kabupaten dan kota se-Kalteng.
Plt Kepala Bapperida Kalteng, Syahfiri, melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Chandra F. Asmara, mengatakan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat merupakan upaya strategis dalam mewujudkan pembangunan berwawasan kesehatan melalui sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program Kabupaten/Kota Sehat tidak hanya diukur dari capaian indikator, tetapi juga dari komitmen berbareng dalam membangun budaya hidup sehat dan lingkungan nan berkelanjutan.
“Kegiatan verifikasi dan penilaian hasil self assessment ini merupakan bagian dari proses pembinaan nan dilakukan Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Chandra menjelaskan, aktivitas tersebut bermaksud memastikan kesesuaian hasil penilaian berdikari nan telah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota, baik dari aspek kelembagaan maupun pemenuhan parameter pada sembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat.
Ia juga mengapresiasi seluruh wilayah nan telah melaksanakan self assessment serta melakukan penginputan capaian parameter melalui aplikasi SIPANTAS sebagai corak komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat secara berkelanjutan.
Menurutnya, hasil verifikasi tidak dimaksudkan untuk mencari kekurangan, melainkan mengidentifikasi capaian, tantangan, serta kesempatan perbaikan nan dapat dilakukan bersama.
“Melalui proses ini, diharapkan kualitas penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat di Kalimantan Tengah dapat terus meningkat dan memberikan faedah nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (*rif/ans/kpg)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) melaksanakan Verifikasi dan Penilaian Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Kepala Bapperida Kalteng, Rabu (10/6).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 peserta nan merupakan perwakilan dari kabupaten dan kota se-Kalteng.
Plt Kepala Bapperida Kalteng, Syahfiri, melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Chandra F. Asmara, mengatakan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat merupakan upaya strategis dalam mewujudkan pembangunan berwawasan kesehatan melalui sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program Kabupaten/Kota Sehat tidak hanya diukur dari capaian indikator, tetapi juga dari komitmen berbareng dalam membangun budaya hidup sehat dan lingkungan nan berkelanjutan.
“Kegiatan verifikasi dan penilaian hasil self assessment ini merupakan bagian dari proses pembinaan nan dilakukan Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Chandra menjelaskan, aktivitas tersebut bermaksud memastikan kesesuaian hasil penilaian berdikari nan telah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota, baik dari aspek kelembagaan maupun pemenuhan parameter pada sembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat.
Ia juga mengapresiasi seluruh wilayah nan telah melaksanakan self assessment serta melakukan penginputan capaian parameter melalui aplikasi SIPANTAS sebagai corak komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat secara berkelanjutan.
Menurutnya, hasil verifikasi tidak dimaksudkan untuk mencari kekurangan, melainkan mengidentifikasi capaian, tantangan, serta kesempatan perbaikan nan dapat dilakukan bersama.
“Melalui proses ini, diharapkan kualitas penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat di Kalimantan Tengah dapat terus meningkat dan memberikan faedah nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (*rif/ans/kpg)
2 jam yang lalu


English (US) ·
Indonesian (ID) ·