Jakarta -
Pemanfaatan teknologi kepintaran buatan kian meluas ke beragam sektor, termasuk jasa finansial dan investasi. Kini, teknologi generative AI alias Gen AI mulai digunakan untuk membantu perseorangan mengambil keputusan secara lebih logis di tengah banjir info digital nan sering membingungkan.
Tuntun Sekuritas Indonesia menjadi salah satu pelopor di Indonesia dengan menghadirkan fitur Tuntun AI, sebuah asisten berbasis generative AI nan terintegrasi langsung dalam aplikasi investasi. Teknologi ini dirancang sebagai "co-pilot" bagi pengguna untuk membantu memahami info dan meminimalkan keputusan impulsif seperti fear of missing out (FOMO) dan panic selling.
Di era digital, penanammodal tidak kekurangan data, tetapi justru kerap kewalahan mengolah info nan terlalu banyak. Kondisi ini sering memicu kebingungan hingga kesalahan dalam pengambilan keputusan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini, musuh terbesar penanammodal ritel bukanlah perubahan pasar, melainkan emosi mereka sendiri. Melalui Tuntun AI, kami tidak sekadar memberikan tools trading alias info mentah, tapi menghadirkan 'otak rasional' nan mendampingi mereka 24 jam penuh di dalam aplikasi dalam mendukung analisa data," ujarnya Direktur Tuntun Sekuritas, Ricki Juliandi dikutip siaran pers.
Dengan pendekatan decision-support system, Tuntun AI berkedudukan sebagai rekan obrolan objektif nan membantu pengguna menerjemahkan info menjadi insight nan lebih mudah dipahami dan relevan.
Tuntun AI membawa sejumlah keahlian berbasis teknologi nan dirancang untuk mempermudah pengguna, di antaranya Analisis real-time nan menyajikan info pasar secara langsung dan aktual, pemahaman konteks nan tidak hanya membaca angka, tetapi juga menjelaskan aspek di kembali pergerakan.
Kemudian, kajian saham menyeluruh nan menggabungkan beragam pendekatan seperti fundamental, teknikal, hingga sentimen berita, pertimbangan portofolio nan membantu pengguna memahami akibat dan komposisi investasi, dan insight sektoral nan mengidentifikasi tren industri dan kesempatan baru.
Seluruh fitur ini dapat diakses langsung dalam aplikasi tanpa biaya tambahan, sehingga lebih inklusif bagi penanammodal ritel. Meski mengandalkan teknologi canggih, Tuntun Sekuritas menegaskan bahwa peran AI hanya sebagai perangkat bantu, bukan pengambil keputusan.
"Investor tetap memegang kendali penuh dan menjadi pengambil keputusan utama atas biaya mereka," kata Ricki.
(agt/agt)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·