CNN Indonesia
Selasa, 02 Jun 2026 06:45 WIB
Ilustrasi. Orang bergengsi itu tak kudu memakai peralatan mewah. (iStockphoto/torwai)
Jakarta, CNN Indonesia --
Berkelas sering kali disalah artikan sebagai penampilan serba produk mewah, peralatan bermerek, alias gaya hidup glamor. Padahal, seseorang bisa memancarkan aura bergengsi tanpa kudu mengenakan sesuatu nan mencolok.
Kesan bergengsi justru kerap lahir dari kesederhanaan. Sejumlah penelitian pun membuktikan bahwa kesan ini tidak melulu identik dengan kekayaan materi.
Dalam studi akademik, konsep 'berkelas' lebih banyak dikaitkan dengan sinyal status sosial, etika, kepintaran sosial, serta kematangan emosi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merangkum beragam sumber, berikut tujuh tanda seseorang mempunyai kualitas diri nan berkelas:
1. Memahami etika dan sopan santun
Mengutip studi The Influence of Social Norms and Etiquette on Behavior and Decision-Making, etika sosial dan keahlian membaca situasi berkedudukan besar dalam membentuk persepsi orang lain terhadap kita. Orang nan bergengsi tahu persis kapan kudu berbicara, tidak memotong obrolan, menghargai musuh bicara, dan menghindari sikap garang saat berinteraksi.
2. Tenang dan tidak reaktif
Individu dengan kepintaran emosional ($EQ$) nan tinggi bisa mengontrol emosi dengan baik dan tidak impulsif. Sikap nan tenang dalam menghadapi tekanan alias bentrok justru membikin seseorang tampak jauh lebih dewasa, elegan, dan karismatik.
3. Menjaga style bicara
Penelitian berjudul The Hidden Cues of Social Class menemukan bahwa status sosial seseorang kerap dinilai dari style bicara, pilihan kata, gestur, serta langkah membawa diri. Orang bergengsi tidak perlu banyak membual.
Mereka condong berkomunikasi dengan jelas, santun, dan sama sekali tidak merendahkan orang lain.
4. Pandai membaca situasi sosial
Kemampuan beradaptasi adalah kunci. Orang bergengsi sangat elastis dalam menyesuaikan respons dengan kondisi sekitar. Mereka tahu betul kapan kudu bersikap serius, kapan bisa menyelipkan candaan, kapan kudu menjadi pendengar nan baik, dan kapan kudu menahan diri.
5. Memiliki empati tinggi
Perilaku prososial seperti empati dan kepekaan terhadap emosi orang lain sangat memengaruhi penilaian sosial. Orang nan betul-betul bergengsi tidak bakal pernah merasa perlu mengecilkan orang lain hanya demi membikin dirinya terlihat lebih tinggi alias dominan.
6. Merawat penampilan dan langkah membawa diri
Bagaimanapun, busana dan penampilan luar tetap memengaruhi persepsi awal. Namun, ini bukan berfaedah Anda kudu selalu memakai peralatan desainer ternama.
Penampilan nan bersih, rapi, berpakaian sesuai tempat (dress code), serta pembawaan nan percaya diri jauh lebih efektif memancarkan kesan elegan.
7. Punya kontrol diri nan kuat
Kontrol diri berangkaian erat dengan keahlian menahan dorongan sesaat dan menjaga perilaku. Orang nan mempunyai kontrol diri nan kuat bakal terlihat lebih stabil, dapat dipercaya, dan matang saat menghadapi beragam dinamika sosial.
Menjadi bergengsi bukanlah soal apa nan Anda kenakan alias seberapa mahal isi dompet Anda. Lebih dari itu, prinsip bergengsi dibentuk oleh langkah Anda memperlakukan sesama, mengelola ego, dan membawa diri dalam kehidupan sehari-hari.
(anm/tis)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·