Zulhas Ungkap Hampir Tiap Minggu Ditelepon Prabowo Soal Sampah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan persoalan sampah di DKI Jakarta disorot Presiden Prabowo Subianto.

Bahkan, dia mengaku nyaris setiap minggu di telepon oleh Prabowo untuk segera membereskan sampah di Jakarta, khususnya di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Hal ini diungkapkannya dalam aktivitas Penandatanganan MoU Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) antara Danantara dengan Pemrov DKI Jakarta di Kantor Kemenko Pangan, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jakarta ini mendapat perhatian unik dari Bapak Presiden. Kami hampir, beberapa minggu lalu, nyaris tiap minggu ditelepon soal sampah, utamanya Bantar Gebang, Pak Gubernur," ujar Zulhas.

Zulhas mengatakan timbunan sampah di Jakarta mencapai sekitar 9.000 ton per hari. Di mana sekitar 87% tetap berjuntai pada sistem open dumping di Bantar Gebang, Bekasi, nan kapasitasnya sudah jauh melampaui kapabilitas nan ada.

"Kalau diukur Bantar Gebang itu, Pak Gubernur, seperti gedung berapa lantai itu? 16, 17 lantai," tutur Zulhas.

Menurut Zulhas persoalan sampah Jakarta menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah dalam menangani sampah.

Hal ini kata Zulhas, lantaran orang menilainya jika persoalan di Bantar Gebang belum terselesaikan, maka upaya penanganan sampah di wilayah lain bakal dianggap belum berhasil.

"Karena jika Bantar Gebang Jakarta nggak beres, walaupun beres seluruh Indonesia, kata orang sampah belum beres Pak Gubernur. Tapi jika Bantar Gebang beres, nan lain belum beres, kata orang sampah sudah beres," terang Zulhas.

(hrp/hns)

Sumber finance