Jakarta, CNN Indonesia --
Suporter Jepang menyita perhatian lantaran bersih-bersih tribune stadion setelah pertandingan Piala Dunia 2026 Grup F Belanda vs Jepang di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Senin (15/6) awal hari WIB.
Aksi suporter Jepang itu diunggah akun IG FIFA. Salah satu dari fans Samurai Blue juga mengungkap argumen budaya tersebut mereka terapkan di negara orang lain.
"Ini budaya. Tapi juga hormat kepada semua hal, ke pemain, suporter, dan stadion. Kami terhormat berada di sini dan kami tidak mau membikin kekacauan lampau pergi," kata salah satu penonton berkostum timnas Jepang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari video unggahan akun IG FIFA, suporter Jepang melakukan tindakan tersebut tanpa mengenal usia. Dari anak-anak hingga orang dewasa bahu-membahu memungut sampah bungkusan minuman dan makanan di bawah bangku dan di tangga.
Tak hanya penonton, gesture serupa juga ditunjukkan oleh timnas Jepang di Piala Dunia 2026. Ruang tukar pemain nampak bersih dan rapi setelah ditinggal pergi tim didikan Hajime Moriyasu.
Rombongan timnas Jepang apalagi merapikan baju dan rompi dengan susunan presisi. Sisa bungkusan makanan dan minuman juga ditempatkan dalam satu wadah sehingga tak tercecer.
Aksi ini sudah lama melekat dari suporter Jepang pada beragam arena internasional. Mereka kerap membersihkan tempat suatu aktivitas alias pertandingan sebelum melangkah pergi.
Hal ini dipandang jadi kebiasaan orang Jepang. Ketika menapak usia sekolah dasar, para siswa sudah diajari pentingnya menjaga kebersihan tempat mereka berada.
Dalam kepercayaan tradisional Jepang, ada konsep Omoiyari dengan makna empati kepada lingkungan. Dalam pemahaman ini, meninggalkan sebuah tempat dalam keadaan acak-acakan merupakan sebuah sikap tak hormat kepada orang lain.
(ikw/wiw)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·