Jakarta, CNN Indonesia --
Neymar mengamuk usai dilanggar dari belakang oleh pemain Remo, Diego Hernandez, dalam kemenangan Santos 2-0 di Liga Brasil pada Jumat (3/4) dni hari WIB. Video kejadian itu viral di media sosial.
Insiden pada menit ke-85 itu berasal saat Neymar 'iseng' pura-pura mau menendang ke arah Diego Hernandez.
Mungkin Diego Hernandez nan jengkel kemudian mengejar Neymar, lampau menabraknya dari belakang. Neymar nan terpelanting, langsung bangkit dan mengejar Diego Hernandez.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi upaya Neymar mengejar Diego Hernandez dihalangi pemain Remo lainnya. Neymar kemudian protes kepada wasit, tapi bukannya mendapatkan pembelaan dia justru diganjar kartu kuning.
Kartu kuning ini membikin Neymar terkena akumulasi kartu dan terpaksa kudu tidakhadir pada pertandingan krusial melawan Flamengo pada laga selanjutnya. Neymar pun meluapkan amarahnya dan mengkritik wasit usai pertandingan.
"Ini tidak adil, saya dilanggar dari belakang, tidak setara dan tidak perlu, di akhir pertandingan. Sialan, ini bukan pertama kalinya. Saya hanya mengeluh padanya: 'Sialan, apa kau sudah gila?'," ucap Neymar dikutip dari UOL.
"Saya sudah mendapat kartu kuning. Pokoknya, [wasit] Sávio memang seperti itu, saya rasa dia bangun 'secara tiba-tiba' dan masuk ke pertandingan seperti itu. Saya apalagi tidak bisa berbincang dengannya, dia mengabaikan saya, memunggungi saya," kata Neymar menambahkan.
Neymar menilai wasit seolah-olah mau membikin dirinya menjadi bintang dalam pertandingan ini.
"Dia jenis wasit nan mau menjadi bintang pertandingan, nan sangat tidak menghormati semua pemain. Bukan hanya saya, tetapi juga para pemain Remo. Dia perlu memperbaiki diri, lantaran dia adalah orang nan bertanggung jawab atas pertandingan, nan kudu mengendalikan segalanya," ujar Neymar.
"Dan kami bakal mengeluh, bertanya mengapa, mempertanyakannya, dan dia kudu tahu gimana menangani perihal itu. Jika dia menanganinya seperti itu, bakal menjadi sangat tidak menyenangkan dan tidak menghormati," kata Neymar menambahkan.
Dalam pertandingan ini, Neymar tampil cemerlang sebagai otak serangan Santos. Neymar juga mencatatkan satu assist untuk gol pertama Santos nan dicetak Thaciano di menit ke-40.
Pelatih Santos Cuca pun menyayangkan lantaran Neymar tidak bisa mengendalikan emosi.
"Jika Anda memandang jalannya pertandingan, dia didorong dari belakang oleh satu pemain, lampau pemain lainnya. Dia langsung menyerang, seorang pemain Remo datang dan menjatuhkannya, dalam situasi nan panas, saya pikir dia semestinya lebih berhati-hati," ucap Cuca.
"Tetapi wasit memutuskan untuk bertindak berbeda dan memberinya kartu. Dia adalah pemain nan terbawa suasana, dia mudah tersulut emosi, tetapi menurut pendapat saya, dia bisa menghindari kartu itu," kata Cuca menambahkan.
(rhr/rhr/ptr)
Add
as a preferred source on Google
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·