Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengaku Barcelona adalah trek nan disukainya.
"Barcelona adalah trek nan saya sukai dan di mana banyak pembalap sudah sangat sigap sejak awal, jadi krusial untuk bekerja dengan baik mulai hari Jumat dan membangun akhir pekan selangkah demi selangkah," ucap Veda Ega dikutip dari rilis Honda Team Asia.
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, bakal bertindak dalam Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Catalunya, 15-17 Mei.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Veda Ega Pratama bakal melanjutkan perburuan poin Moto3 2026 dalam Moto3 Catalunya 2026, akhir pekan ini.
Veda Ega mempunyai kesempatan terus memperbaiki posisi di klasemen Moto3 2026 pada Moto3 Catalunya 2026. Pembalap 17 tahun itu punya pengalaman mumpuni di Sirkuit Catalunya.
Aksi Veda Ega Pratama dalam GP Catalunya bakal dimulai dengan latihan bebas 1 alias free practice 1 (FP1) pada Jumat (15/5) pukul 14:00 WIB.
Hari pertama GP Catalunya bakal bersambung dengan sesi practice Moto3 Catalunya pada pukul 18:15 WIB. Sesi practice ini bakal menentukan Veda Ega lolos langsung ke kualifikasi kedua (Q2) alias tidak.
Menarik menyimak tindakan Veda Ega dalam sesi practice Moto3 Catalunya. Pasalnya, dari lima practice sebelumnya, Veda Ega empat kali lolos langsung ke Q2.
Lalu pada hari kedua Moto3 Catalunya, Veda Ega bakal dihadapkan pada sesi FP2 pada pukul 13:40 WIB. Selanjutnya kualifikasi pertama berjalan pada pukul 17:45 WIB, dilanjutkan dengan Q2 pada pukul 18:10 WIB.
Puncak penantian tindakan Veda Ega tentu pada race Moto3 Catalunya 2026. Pembalap kelahiran Gunungkidul ini beberapa kali membikin kejutan, termasuk saat start dari posisi nan kurang menjanjikan.
Pada Moto3 Spanyol di Jerez, Veda Ega Pratama start dari posisi ke-17, namun bisa comeback finis di posisi enam.
Saat ini Veda Ega Pratama menempati ranking kelima klasemen Moto3 2026 dengan mengoleksi 50 poin. Veda Ega tertinggal 2 poin di belakang Valentin Perrone nan sekarang di posisi kedua, dan 3 nomor di belakang Alvaro Carpe nan di posisi ketiga.
"Setelah Le Mans, saya merasa sangat termotivasi dan percaya diri. Hasil di Prancis krusial bagi saya lantaran menunjukkan bahwa kami terus meningkat dari balapan ke balapan dan kami bisa bersaing di barisan depan apalagi dalam kondisi sulit. Finis keempat di balapan Grand Prix basah pertama saya memberi saya banyak kepercayaan diri, tetapi pada saat nan sama saya tahu tetap banyak nan perlu ditingkatkan," kata Veda Ega Pratama.
(rhr)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·