CNN Indonesia
Kamis, 02 Apr 2026 10:15 WIB
Suasana Pelabuhan Internasional Batam Center. (CNN Indonesia/Arpandi)
Jakarta, CNN Indonesia --
Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memberikan peringatan keras mengenai dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap turis nan merupakan Warga Negara Asing (WNA) di Pelabuhan Internasional Batam Center.
Ia menegaskan tindakan memalukan tersebut tidak boleh terulang kembali lantaran merusak gambaran Batam sebagai destinasi wisata.
Penegasan ini disampaikan Amsakar saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) berbareng Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Selasa (31/3). Sidak dilakukan untuk memantau langsung alur pelayanan keimigrasian di area kehadiran dan keberangkatan internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amsakar mengevaluasi bahwa meski pelayanan secara umum melangkah baik, sejumlah pembenahan mendesak segera dilakukan untuk menutup celah praktik ilegal.
Pihaknya bakal melakukan penempatan supervisor sekarang diprioritaskan di garda terdepan pelayanan (frontline) guna memantau hubungan petugas dengan penumpang secara langsung.
Sistem penggunaan tanda pengenal (nametag) petugas juga bakal diperketat melalui sistem satu pintu untuk mencegah penyalahgunaan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
"Supervisor sudah disiagakan di bagian paling depan agar praktik-praktik nan tidak diinginkan dapat diminimalisir sejak awal," ujar Amsakar, seperti dilansir Detik.
Terkait laporan pungli nan sempat mencuat, Amsakar memastikan Direktorat Jenderal Imigrasi tengah melakukan investigasi mendalam terhadap sejumlah oknum petugas nan terlibat.
Ia menggarisbawahi bahwa persoalan ini merupakan tindakan individual oknum dan bukan gambaran lembaga secara keseluruhan. Namun, dia tidak bakal mentoleransi pelanggaran nan mencederai suasana pariwisata Batam.
"Tadi Kakanim menyampaikan, jika ditemukan pelanggaran berat, hukuman pemecatan sangat mungkin diberikan. Ini tindakan tidak terhormat di tengah tren positif kunjungan wisman kita," tegasnya.
Senada dengan Amsakar, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra mengingatkan seluruh petugas pelabuhan untuk mengedepankan profesionalisme. Ia meminta petugas memperlakukan visitor dengan sopan dan adil.
"Kita tidak mau diperlakukan jelek saat berada di negara orang, jadi jangan lakukan perihal itu di sini. Ini peringatan terakhir, jangan sampai terulang lagi," kata Li Claudia.
BP Batam dan Kantor Imigrasi berkomitmen melakukan pembenahan menyeluruh demi memulihkan kepercayaan publik dan menjamin kenyamanan setiap pelancong nan masuk melalui pintu gerbang Batam.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·