Trump Sesumbar Bisa Deal Akhiri Perang Dengan Iran Dua Hari

Sedang Trending 14 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sesumbar bisa mencapai kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang dalam kurun waktu satu hingga dua hari ke depan.

Trump mengatakan negosiasi tetap bersambung meski eskalasi bentrok Iran-Israel sedang berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"[Kesepakatan mengakhiri perang] bisa dicapai dalam satu alias dua hari lagi, tapi saya pikir semuanya melangkah baik," kata dia pada Senin (8/6), dikutip Anadolu Agency.

Trump lampau berujar, "Mereka maju mundur, dan sekarang mereka semua sepakat melalui saya untuk berhenti, dan kita berada di tahap akhir dari kesepakatan nan sangat, sangat baik nan tidak bakal mengizinkan senjata nuklir dalam corak apa pun."

Lebih lanjut, Trump mengatakan Selat Hormuz juga bakal langsung terbuka usai penandatanganan, nan bisa terjadi dalam dua alias tiga hari.

Selat Hormuz ditutup Iran usai Amerika Serikat dan sekutunya meluncurkan serangan sadis ke negara Timur Tengah itu pada 28 Februari. Operasi ini menyebabkan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan pejabat top pertahanan tewas.

Iran langsung membalas dengan menggempur Israel dan menargetkan pangkalan militer AS di negara-negara Arab.

Kemudian pada April, kedua negara sepakat gencatan senjata dan terus diperpanjang hingga tanpa rincian waktu. Kesepakatan itu mencakup penghentian serangan ke Iran dan milisinya termasuk Lebanon.

Namun di tengah kesepakatan tersebut, Iran menuduh AS melanggar lantaran menargetkan kapal Iran di sekitar Selat Hormuz.

Iran juga menuduh AS melanggar kesepakatan usai sekutunya Israel menggempur habis-habisan Lebanon.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional