Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump jengkel usai disebut putus asa oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Hosseini Khamenei.
Melalui unggahan di Truth Social, Trump menegaskan Iran lah nan putus asa, alih-alih dirinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak berkompromi lantaran putus asa. Justru Iran nan putus asa. Mereka SUDAH TAMAT," tulis Trump di Truth Social, Jumat (19/6).
Trump berbicara demikian setelah dicap putus asa oleh Mojtaba dalam pernyataan publiknya pada Kamis (18/6). Mojtaba mengomentari nota kesepahaman (MoU) AS-Iran nan menurutnya diteken lantaran Trump sudah lenyap akal.
AS dan Iran menandatangani MoU nan bakal menjadi cikal bakal perjanjian tenteram kedua negara pada Rabu (17/6). Ada 14 poin kesepakatan dalam MoU, salah satunya mengenai komitmen AS mencairkan biaya Iran nan selama ini dibekukan dan mencabut hukuman AS terhadap Iran.
AS dalam MoU juga setuju untuk memberi kompensasi kepada Iran atas kerusakan nan ditimbulkan selama perang pada 28 Februari lalu.
Dalam unggahan nan sama, Trump juga menyinggung soal duit nan bakal diterima Iran dari kesepakatan ini.
Ia menegaskan Iran tidak bakal mendapatkan sepeser pun duit dalam perjanjian final kelak.
"Kita bakal jalankan dulu periode (perundingan teknis) 60 hari nan sudah ditetapkan. Mereka tidak bakal dapat uang, apalagi sepuluh sen pun tidak!" pungkas Trump.
Setelah MoU diteken, AS dan Iran mesti mengadakan perundingan selama 60 hari guna merumuskan kesepakatan final. Kesepakatan akhir ini salah satunya berfokus pada program nuklir Iran dan nasib uranium Iran nan sudah diperkaya (enriched uranium).
(blq/bac)
Add
as a preferred source on Google
6 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·