Tips Latihan Hyrox: Bukan Cuma Kuat, Tapi Harus Tahan Lari Dan Capek

Sedang Trending 1 jam yang lalu

CNN Indonesia

Sabtu, 09 Mei 2026 16:20 WIB

Persiapan HYROX dilakukan dengan pendekatan campuran latihan, daya tahan, kekuatan, dan strategi mengatur energi. Berikut tipsnya. Ilustrasi. Persiapan HYROX dilakukan dengan pendekatan campuran latihan, daya tahan, kekuatan, dan strategi mengatur energi. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

HYROX makin terkenal sebagai arena kebugaran nan menggabungkan lari dengan latihan fungsional dalam satu rangkaian. Berbeda dari lomba lari biasa alias latihan gym konvensional, HYROX menuntut peserta untuk terus bergerak dari satu tantangan ke tantangan lain.

Melansir studi nan dipublikasikan dalam jurnal Frontiers Psysiology, dijelaskan bahwa HYROX adalah kejuaraan hybrid dalam ruang dengan format standar, ialah delapan putaran lari 1 kilometer, dan setiap putaran diselingi satu pos latihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tantangannya meliputi 1.000 meter perangkat simulasi ski (ski ergometer), mendorong beban (sled push), menarik beban (sled pull), loncat jauh dengan aktivitas burpee (burpee broad jumps), 1.000 meter dayung mesin (rowing), membawa beban di kedua tangan (farmer's carry), langkah maju sembari membawa karung pasir (sandbag lunges), hingga melempar bola ke tembok (wall balls).

Kondisi ini membikin persiapan HYROX memerlukan pendekatan campuran latihan daya tahan, kekuatan, dan strategi mengatur energi. Berikut tips latihan HYROX nan bisa jadi referensi nan dikutip dari beragam sumber.

1. Jangan remehkan lari, ini kunci utama

Banyak peserta terlalu konsentrasi pada latihan beban, padahal porsi lari dalam HYROX sangat dominan.

Performa peserta sangat dipengaruhi kapabilitas aerobik dan keahlian berlari. Bahkan, segmen lari menyumbang porsi waktu nan signifikan selama lomba.

Tanpa dasar lari nan kuat, performa di pos bakal ikut turun lantaran tubuh sudah kehabisan daya lebih dulu.

2. Bangun kekuatan kaki, bukan sekadar otot besar

HYROX dipenuhi aktivitas nan menuntut kekuatan tubuh bagian bawah.Penting untuk terus menjaga kekuatan tubuh bagian bawah nan seimbang dengan berat badan. Latihan nan disarankan antara lain:

- jongkok beban (squat) dan jongkok satu kaki (split squat),
- langkah maju dengan tekukan dengkul (lunges),
- aktivitas menekuk pinggul seperti angkat beban (hip hinge seperti deadlift),
- membawa beban sembari melangkah (loaded carries).

Fokusnya bukan sekadar membentuk otot, tetapi membikin tubuh lebih efisien saat bergerak berulang.

3. Latih tubuh bekerja saat sudah lelah

Salah satu tantangan terbesar HYROX adalah tetap bisa perform saat tubuh sudah capek. Kelelahan bakal terus menumpuk sepanjang lomba, dan keahlian mempertahankan performa menjadi penentu hasil akhir.

Karena itu, latihan tidak cukup dilakukan dalam kondisi segar. Sesekali, kombinasikan lari kemudian lanjut latihan beban alias circuit training dengan jarak minimal. Tujuannya agar tubuh terbiasa bekerja dalam kondisi tidak ideal.

4. Gabungkan latihan, jangan dipisah terus

HYROX termasuk kategori hybrid competition, ialah campuran kekuatan dan daya tahan dalam satu rangkaian. Menukil sebuah ulasan berjudul High-Intensity Functional Training in Hybrid Competitions menekankan pentingnya latihan nan mengintegrasikan keduanya, bukan memisahkan sesi lari dan gym secara terus-menerus.

Dengan begitu, tubuh terbiasa melakukan transisi perihal nan sangat krusial dalam HYROX.

5. Atur pacing, jangan lenyap di awal

HYROX bukan lomba sprint, banyak peserta kandas bukan lantaran kurang kuat, tapi lantaran salah mengatur tenaga. Penting pula, ialah gimana tenaga didistribusikan sepanjang lomba.

Strategi nan lebih aman, mulai dengan ritme stabil, hindari terlalu memaksakan diri di awal serta simpan tenaga untuk bagian akhir. Karena ketika kelelahan sudah menumpuk, bakal susah untuk mengembalikan performa.

6. Jangan abaikan pemulihan dan pemantauan tubuh

Latihan keras tidak bakal maksimal tanpa pemulihan nan cukup. Pola latihan dan pemulihan sama pentingnya dalam mendukung performa.

Maka dari itu, perlu memperhatikan kualitas tidur dan asupan nutrisi, beri jarak antar latihan intens dan dengarkan sinyal tubuh.Latihan terlalu keras tanpa pemulihan justru bisa meningkatkan akibat cedera dan menurunkan performa.

Persiapan nan tepat bukan hanya soal seberapa kuat Anda, tetapi seberapa konsisten tubuh bisa memperkuat hingga garis finis.

CNNIndonesia kembali menggelar CNN Indonesia Wellnest Festival pada Jumat-Sabtu, 22-23 Mei 2026. Bertempat di South Quarter Dome, Jakarta Selatan, Wellnest Festival mengundang Anda untuk turut dalam beragam aktivitas termasuk hyrox, pushbikecardio dance, dan pilates.

Tiket untuk Wellnest Fest Vol. 2 sudah tersedia, lho. Kalau mau dapat nilai unik early bird dan presale, terbatas hanya sampai 8 Mei 2026!

Harga early bird untuk sesi HYROX bisa Anda dapatkan di nilai Rp300.000, lampau presale push bike Rp125.000 dan kelas pilates Rp100.000. Adapun kelas cardio dance cuma-cuma dengan masa pendaftaran hingga 22 Mei 2026.

Jadi tunggu apa lagi? Daftar sekarang sebelum kehabisan! Pendaftaran dan pemesanan tiket bisa Anda lakukan melalui link ini: https://event.detik.com/1260/cnn-indonesia-wellnest-festival-vol--2.

(anm/asr)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-lifestyle