Jakarta, CNN Indonesia --
Arsenal dan Liverpool bakal menghadapi ujian berat di perempat final Liga Champions tengah pekan ini, setelah keduanya baru saja menelan hasil jelek di kejuaraan domestik.
Kedua tim tersebut merupakan satu-satunya wakil Premier League nan tetap memperkuat di Liga Champions (UCL) musim ini. Baik Arsenal maupun Liverpool sekarang menghadapi tekanan besar menjelang laga krusial di pentas Eropa, lantaran keduanya baru saja tersingkir dari babak perempat final FA Cup akhir pekan lalu.
Arsenal secara mengejutkan takluk dari tim Championship, Southampton, dengan skor 1-2 pada Minggu (5/4) awal hari WIB. Sementara itu, Liverpool dilibas Manchester City dengan skor telak 0-4 pada Sabtu (4/4) malam waktu Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan catatan hasil jelek itu, kesempatan keduanya di UCL pun kian dipertanyakan. Liga Champions musim ini sekarang memasuki fase krusial di babak delapan besar, nan bakal digelar tengah pekan ini.
Arsenal dijadwalkan menghadapi Sporting Lisbon pada Rabu (8/4) pukul 02.00 awal hari WIB. Peluang anak asuh Mikel Arteta itu untuk melaju terbilang tetap terbuka, mengingat bentrok terakhir kedua tim pada November 2024 lampau dimenangkan oleh Meriam London dengan skor telak 5-1. Saat itu, Viktor Gyokeres tetap berseragam Sporting Lisbon.
Di sisi lain, Liverpool menghadapi rintangan nan lebih berat. Anak asuh Arne Slot bakal berantem dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada Kamis (9/4) pukul 02.00 awal hari WIB.
Jika dibandingkan di kejuaraan domestik, PSG dan Liverpool berada di dua kutub nan berbeda. PSG tengah merajai Liga Prancis, sedangkan Liverpool justru terseok-seok di Liga Inggris.
The Reds sekarang terhempas dari area Liga Champions untuk musim depan, dengan hanya mengoleksi 49 poin dan menempati ranking kelima klasemen Premier League. Florian Wirtz dan kawan-kawan tertinggal lima poin dari Aston Villa nan duduk di posisi keempat.
Catatan pertemuan terakhir kedua tim juga tidak menguntungkan bagi Liverpool. Pada babak 16 besar UCL nan digelar Maret 2025, The Reds kudu tersingkir setelah kalah 1-4 lewat adu penalti dari PSG.
(afr/afr/rhr)
Add
as a preferred source on Google
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·