CNN Indonesia
Kamis, 11 Jun 2026 16:00 WIB
Ilustrasi. Badminton tak sekadar seru. Ada banyak faedah kesehatan ketika bermain badminton, mulai itu untuk kesehatan bentuk maupun mental. (iStockphoto/Edwin Tan)
Jakarta, CNN Indonesia --
Turnamen Indonesia Open nan telah selesai diselenggarakan beberapa waktu lampau tak sekadar jadi panggung bagi atlet kelas dunia. Pertandingan ini juga kerap memicu antusiasme masyarakat untuk bermain badminton.
Di Indonesia sendiri, badminton alias bulu tangkis termasuk olahraga nan paling populer. Tak seperti olahraga lain nan naik-turun mengikuti tren, bulu tangkis rutin dimainkan masyarakat Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan tak sedikit orang nan menekuninya secara serius lewat organisasi hingga berasosiasi dengan klub sejak usia dini.
Popularitas bulu tangkis tentu tak sekadar lantaran keseruannya. Ada banyak faedah kesehatan ketika bermain badminton, mulai itu untuk bentuk maupun mental.
Lantas, apa saja faedah main bulu tangkis untuk kesehatan tubuh dan pikiran?
1. Membakar kalori
Dikutip dari laman Development BWF Badminton, seseorang nan bermain bulu tangkis dapat membakar sekitar 450 kalori.
Pergerakan aktif dan intens dapat memicu metabolisme tubuh. Apabila diimbangi dengan pola makan seimbang, bulu tangkis dapat membantu menurunkan berat badan.
2. Menyehatkan jantung dan paru-paru
Ilustrasi. Badminton termasuk olahraga kardio nan menyehatkan jantung dan paru-paru. (Foto: istockphotovm)
Badminton termasuk olahraga kardio nan membikin jantung bekerja lebih aktif. Saat bermain, degub jantung bakal naik sehingga meningkatkan keahlian jantung memompa darah dan oksigen ke seluruh tubuh.
Kalau aktivitas ini dilakukan rutin, tentu dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan menurunkan akibat penyakit jantung.
Penelitian dalam laman NCBI berjudul Play Badminton Forever: A Systematic Review of Health Benefits, menunjukkan bahwa bulu tangkis dapat meningkatkan kegunaan jantung dan kapabilitas paru-paru, menurunkan degub jantung rehat serta tekanan darah.
3. Meningkatkan stamina
Badminton sangat efektif dalam meningkatkan stamina tubuh. Olahraga ini mengharuskan pemain gesit dalam bergerak, melangkah, melompat, serta beranjak arah secara sigap dalam waktu singkat.
Aktivitas ini membikin tubuh dan organ nan terlibat untuk beradaptasi serta menghasilkan energi. Pada akhirnya stamina bakal lebih baik dan tidak sigap kelelahan daripada mereka nan tidak melakukan olahraga.
4. Melatih refleks dan koordinasi
Badminton menuntut pemain waspada, bisa 'membaca lawan', serta bergerak sigap ke beragam arah untuk mengejar kok nan datang.
Untuk dapat mengembalikan kok, diperlukan koordinasi antara mata, tangan, kaki, dan otak, sehingga refleks alias reaksi otak serta tubuh terhadap rangsangan menjadi lebih baik.
Selain itu, beragam aktivitas menjangkau kok nan melibatkan kaki, tangan, pinggul, dan batang tubuh turut membantu meningkatkan elastisitas alias kelenturan tubuh.
5. Mengurangi stres
Dalam penelitian kesehatan berjudul Effects of different types of bulu tangkis training dalam NCBI, bulutangkis termasuk latihan aerobik nan merangsang pelepasan endorfin.
Endorfin adalah hormon nan berkedudukan dalam menciptakan emosi senang dan nyaman. Tak heran, banyak orang setelah bermain bulu tangkis mempunyai mood nan lebih baik, berkurang stresnya, apalagi tidur jadi lebih nyenyak.
6. Mengasah mental tangguh
Badminton termasuk olahraga kompetitif nan tak hanya menguji keahlian fisik, tapi juga mental. Ketika bertanding alias menghadapi lawan, pemain kudu konsentrasi serta bisa menghadapi tekanan.
Dalam permainan ini, wajar ada meraih kemenangan, tapi juga kudu legawa menerima kekalahan. Dari situ, pemain belajar meregulasi emosi sekaligus melatih ketangguhan mental dan sikap sportifnya.
7. Memperluas pergaulan
Badminton identik dengan kebersamaan lantaran pasti dimainkan berbareng teman, keluarga, alias personil komunitas. Tak sedikit orang nan berasosiasi dengan klub alias golongan bermain.
Interaksi nan terjalin di dalam maupun luar lapangan membantu pemain memperluas pergaulan, membangun hubungan sosial nan positif, dan mengurangi rasa kesepian, nan tentunya berfaedah untuk menjaga kesehatan mental.
(fef)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·