Sutradara Ungkap Filosofi Di Balik Judul Film Crocodile Tears

Sedang Trending 1 hari yang lalu

CNN Indonesia

Minggu, 03 Mei 2026 10:50 WIB

Sutradara Tumpal Tampubolon blak-blakan soal makna di kembali titel movie Crocodile Tears nan tayang 7 Mei di bioskop. Sutradara Tumpal Tampubolon blak-blakan soal makna di kembali titel movie Crocodile Tears nan tayang 7 Mei di bioskop. (CNN Indonesia/Vandeniar Kennindya)

Jakarta, CNN Indonesia --

Sutradara Tumpal Tampubolon bersiap membawa narasi mendalam tentang dinamika hubungan ibu dan anak nan terinspirasi filosofi induk buaya melalui movie Crocodile Tears.

Alur cerita, kata Tumpal, digali dari keresahan pribadinya mengenai poros kehidupan masyarakat nan sangat dipengaruhi lingkungan keluarga. Dinamika family diyakini membentuk perilaku sosial apalagi pandangan politik seseorang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya, tema ini memang sesuatu nan dekat sama saya, relasi ibu-anak, keluarga. Karena buat saya, keluarga, apalagi di Indonesia ya, itu krusial bahannya poros dalam konvensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (28/4).

"Nah, itu nan menjadi sumur nan saya gali, terus saya eksplorasi," ucapnya. "Saya juga biarkan cerita ini bertumbuh juga dalam hidup saya dan saya selalu coba masukin komponen apa pun."

Proses imajinatif penulisan naskah movie ini pun terbilang individual lantaran dilakukan sejak Tumpal tetap berstatus lajang hingga dia menikah pada 2022 lalu.

[Gambas:Video CNN]

Crocodile Tears menjadi movie panjang pertama nan digarap Tumpal Tampubolon. Air mata buaya selama ini menjadi metafora nan dimaknai sebagai kepura-puraan, tapi Tumpal mengaku gali lebih dalam daripada itu.

"Air mata buaya itu artinya kiasan dari air mata tiruan ya gitu. Dan air mata buaya itu kejadian waktu buaya makan, akhirnya keluar air mata, gitu. Karena biologi mereka gitu," ungkap Tumpal.

"Kedua, ya tadi. Memangsa, saat memangsa, (buaya) menangis. Kira-kira seperti karakter dalam movie ini. Jadi itu nan menurut saya, titel dan kiasan nan bagus sekali untuk gambarin movie ini," jelasnya.

Crocodile Tears menceritakan karakter Mama (Marissa Anita), sebagai ibu tunggal dari Johan (Yusuf Mahardika), nan berupaya keras melindungi Johan dari bumi nan dia pikir bakal menyakitkan Johan.

Berlatar di Taman Buaya, movie ini mengisahkan Mama dan Johan nan tinggal berbareng sebagai pemilik sekaligus pengurus Taman Buaya. Berdua, mereka menjalani kehidupan nan tenang dan monoton.

Kehidupan berubah menjadi penuh intrik dan ketegangan, ketika Arumi (Zulfa Maharani) datang ke dalam hidup Johan. Saat Johan membujuk Arumi untuk tinggal berbareng mereka, hubungan Johan dan Mama tidak pernah sama lagi.

Crocodile Tears dibintangi Marissa Anita, Yusuf Mahardika, dan Zulfa Maharani sebagai pemeran utama. Film ini juga menggandeng Mandy Marahimin sebagai produser.

Crocodile Tears telah melakukan pemutaran perdananya di Toronto International Film Festival 2024, dan telah tayang di 33 pagelaran movie internasional lainnya.

Crocodile Tears tayang 7 Mei 2026 di bioskop.

[Gambas:Youtube]

(van/chri)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-hiburan