Suporter Kaget Lihat Hype Timnas Indonesia Menurun

Sedang Trending 10 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Dua fans Timnas Indonesia terkejut memandang antusiasme suporter di FIFA Matchday periode Juni 2026 menurun.

Kedua suporter itu adalah Fadhlan (23) dan Attaya (25). Keduanya bergegas datang ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, usai bekerja.

Lantaran instansi kedua pemuda tersebut dekat dengan GBK, itu semakin memudahkan langkah mereka menuju stadion.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak dipungkiri, keduanya merupakan suporter sejati Garuda. Sebelum arena FIFA Matchday, baik Fadhlan dan Attaya terbilang sering datang langsung menyaksikan tim Merah Putih berlaga.

"Nonton Timnas [Indonesia] sih cukup sering ya. Sebelum ini [FIFA Matchday], kita juga datang saat FIFA Series. Saat Kualifikasi Piala Dunia nan Timnasnya jadi tuan rumah juga kita datang," ucap Fadhlan dan Attaya saat ditemui CNN Indonesia.com di GBK, Jakarta, Selasa (9/6).

Pada FIFA Matchday periode Juni 2026, Indonesia mengundang Oman dan Mozambik untuk tanding di GBK. Bentrok musuh Oman pada (5/6) berhujung dengan kemenangan 3-0.

Dua fans Timnas Indonesia, Fadhlan (kiri) Attaya (kanan) di Stadion GBK jelang musuh Mozambik. (CNNIndonesia.com/Askar Fatih Robbani)Dua fans Timnas Indonesia, Fadhlan (kiri) Attaya (kanan) di Stadion GBK jelang musuh Mozambik. (CNNIndonesia.com/Askar Fatih Robbani) Foto: (CNNIndonesia.com/Askar Fatih Robbani)

Sedangkan laga melawan Mozambik berjalan hari ini, Selasa (9/6). Fadhlan dan Attaya jugamenghadiri langsung saat Timnas Indonesia menang atas Oman.

"Saya sejujurnya kaget saat nonton kemarin musuh Oman. Area stadion terlihat tak seramai biasanya," kata Fadhlan.

"Saya juga memandang tribun atas saat laga musuh Oman tidak terisi. Itu mungkin lantaran tiketnya tidak dijual ya," lanjutnya.

Kemudian rekan Fadhlan, Attaya menimpali. Pria berumur 25 tahun itu menganggap penurunan hype suporter Timnas Indonesia dilandasi ketidaklolosan ke Piala Dunia 2026.

"Bagi saya, aspek tidak lolos Piala Dunia jadi penyebab utama antusiasme menurun. Tapi betul juga kata dia [Fadhlan], saat saya berdua nonton langsung musuh Oman, tribun atas tidak dibuka," ujar Attaya.

"Karena jika nan tribun paling atas itu memang harusnya secara nilai paling murah. Jadi bisa menarik banyak penonton buat datang langsung ke stadion," tambahnya.

PSSI melalui PT Galeri Sepakbola Indonesia (GSI) memang tidak membuka tribun paling atas nan biasanya dinamakan Upper Garuda.

Belum lagi, tiket nan dijual dalam dua pertandingan musuh Oman dan Mozambik hanya 35 ribu. Adapun suporter nan datang saat Timnas Indonesia menang dari Oman hanya 23.677 orang.

Walhasil, bagi fans sejati seperti Fadhlan dan Attaya, terdapat dua aspek nan melatarbelakangi menurunnya antusias suporter datang ke stadion.

Pertama lantaran area tribun atas tidak dibuka dan kedua lantaran Timnas Indonesia kandas menembus putaran final Piala Dunia 2026.

[Gambas:Video CNN]

(afr/jal)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport