Suguhkan Keindahan Minimalis Satu Warna, Pameran Lukisan Di Galeri Prabangkara Surabaya

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

PROKALTENG.CO-Komunitas Seni Rupa Garis Gathuk menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran lukisan bertajuk Monochrome di Galeri Prabangkara, UPT Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya. Pameran hingga 20 Mei itu menghadirkan puluhan karya dengan nuansa monokromatik namalain satu warna.

Sebanyak 62 seniman dari tujuh kota ikut ambil bagian dalam pameran tersebut. Mulai dari Surabaya, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, Malang, Madura, hingga Yogyakarta.

Ketua Panitia Ami Tri mengatakan, Monochrome bukan sekadar menampilkan karya hitam putih biasa. Konsep tersebut menjadi pernyataan artistik tentang kesederhanaan nan justru bisa menghadirkan makna mendalam.

“Pameran ini bukan sekadar pameran hitam di atas putih biasa. Ini adalah sebuah pernyataan artistik tentang minimalis nan maksimal,” ujar Ami, Selasa (19/5).

Ami menjelaskan, tema monokrom dipilih sebagai refleksi dari kondisi kehidupan modern nan penuh distraksi. Melalui karya-karya tersebut, para seniman mau membujuk visitor menikmati ruang jarak nan tenang dan penuh perenungan.

“Pameran ini tentang meninggalkan keriuhan warna, mendalami dan mengeksplorasi karya, membiarkan rasa bicara tanpa perlu banyak warna,” katanya.

Meski mengusung konsep monokrom, beberapa karya tetap menampilkan warna-warna senada alias tonal. Hal itu justru menjadi bagian dari eksplorasi emosi para pelukis.

Electronic money exchangers listing

“Meskipun beberapa karya menyisipkan warna senada, bukan murni monokrom, perihal itu mempertegas narasi bahwa emosi pelukis punya nuansa dan tidak pernah betul-betul datar,” jelasnya.

Menurut dia, keterbatasan warna tidak membatasi produktivitas para seniman. Sebaliknya, palet warna nan sederhana justru melahirkan visual nan unik dan penuh interpretasi.

Ke-62 karya nan dipamerkan menghadirkan beragam perspektif pandang. Mulai dari ekspresi personal, kritik sosial, hingga refleksi kehidupan sehari-hari. Seluruh karya dirancang untuk membangun komunikasi imajinatif dengan para pengunjung. (sam)

PROKALTENG.CO-Komunitas Seni Rupa Garis Gathuk menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran lukisan bertajuk Monochrome di Galeri Prabangkara, UPT Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya. Pameran hingga 20 Mei itu menghadirkan puluhan karya dengan nuansa monokromatik namalain satu warna.

Sebanyak 62 seniman dari tujuh kota ikut ambil bagian dalam pameran tersebut. Mulai dari Surabaya, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, Malang, Madura, hingga Yogyakarta.

Ketua Panitia Ami Tri mengatakan, Monochrome bukan sekadar menampilkan karya hitam putih biasa. Konsep tersebut menjadi pernyataan artistik tentang kesederhanaan nan justru bisa menghadirkan makna mendalam.

Electronic money exchangers listing

“Pameran ini bukan sekadar pameran hitam di atas putih biasa. Ini adalah sebuah pernyataan artistik tentang minimalis nan maksimal,” ujar Ami, Selasa (19/5).

Ami menjelaskan, tema monokrom dipilih sebagai refleksi dari kondisi kehidupan modern nan penuh distraksi. Melalui karya-karya tersebut, para seniman mau membujuk visitor menikmati ruang jarak nan tenang dan penuh perenungan.

“Pameran ini tentang meninggalkan keriuhan warna, mendalami dan mengeksplorasi karya, membiarkan rasa bicara tanpa perlu banyak warna,” katanya.

Meski mengusung konsep monokrom, beberapa karya tetap menampilkan warna-warna senada alias tonal. Hal itu justru menjadi bagian dari eksplorasi emosi para pelukis.

“Meskipun beberapa karya menyisipkan warna senada, bukan murni monokrom, perihal itu mempertegas narasi bahwa emosi pelukis punya nuansa dan tidak pernah betul-betul datar,” jelasnya.

Menurut dia, keterbatasan warna tidak membatasi produktivitas para seniman. Sebaliknya, palet warna nan sederhana justru melahirkan visual nan unik dan penuh interpretasi.

Ke-62 karya nan dipamerkan menghadirkan beragam perspektif pandang. Mulai dari ekspresi personal, kritik sosial, hingga refleksi kehidupan sehari-hari. Seluruh karya dirancang untuk membangun komunikasi imajinatif dengan para pengunjung. (sam)

Sumber prokalteng