Jakarta, CNN Indonesia --
Tidak lupa akar dan sejarah. Begitulah Hector Souto memandang kondisi pencapaian Timnas Futsal Indonesia pada dalam tiga tahun ini.
Souto tak melupakan jasa Kensuke Takahashi dalam membangun fondasi skuad Garuda. Takahashi adalah pembimbing Indonesia pada 2018 hingga 2021. Ia menangani Indonesia di fase transisi.
Pencapaian Takahashi berbareng Indonesia adalah ranking ketiga dan runner-up Piala AFF Futsal. Kensuke juga melatih tim nasional golongan umur serta tim putri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tak ada gelar juara nan dipersembahkan laki-laki asal Jepang tersebut, namanya dianggap berjasa lantaran membawa tim Merah Putih ke level nan lebih dari sebelumnya.
Souto merasa Takahashi sudah memupuk kekuatan krusial Timnas Futsal Indonesia. Teranyar, skuad Garuda jadi runner-up di Piala AFF Futsal 2026 di Nanthaburi, Thailand.
Indonesia memang kalah 0-1 di partai final, tetapi tidak dengan skor mencolok. Ini berbeda dengan tahun-tahun sebelum 2018, di mana Indonesia selalu kalah dengan skor mencolok.
"Mereka bisa mengalahkan Indonesia 5-1, 6-0, dan skor-skor lain sebelum 2018. Setelah coach Kensuke, kami bisa mengejar ketinggalan itu," kata Souto di IG Timnas Futsal Indonesia.
"Investasi di masa lampau sudah bagus. Dan saat ini, waktunya bagi kami untuk berinvestasi demi masa depan. Kami mau menembus batas, dan proyek ini bekerja dengan baik," ujarnya.
Bagi Souto nan menjabat Direktur Teknik Federasi Futsal Indonesia,Indonesia punya potensi besar. Bakat pemain dan prasarana nan menunjang dipandang jadi aspek penting.
"Sejujurnya, menurut saya futsal adalah olahraga sesungguhnya untuk Indonesia. Para pemain menunjukkan perihal itu. Ada banyak sekolah dengan lapangan futsal," katanya.
"Kami berinvestasi banyak untuk mengembangkan pelatih. Kemudian di fase pertama kami membangun tim nasional nan kuat dan turnamen nan kukuh. Sudah ada Professional Futsal League."
(abs/abs/jal)
Add
as a preferred source on Google
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·