Jakarta, CNN Indonesia --
Nama Andy Burnham belakangan santer dibicarakan setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengundurkan diri dari jabatan.
Pada Senin (22/6), Starmer mengumumkan dirinya mundur dari posisi ketua Partai Buruh Inggris setelah mendengar masukan dari partainya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Inggris, perdana menteri dijabat oleh ketua partai nan memenangkan pemilihan umum (pemilu). Keputusan Starmer mundur dari ketua Partai Buruh otomatis membikin dirinya juga meninggalkan kedudukan perdana menteri.
Setelah pengumuman Starmer, perhatian publik dengan sigap beranjak ke sosok nan digadang-gadang bakal jadi pengganti Starmer.
Ia adalah Andy Burnham, Wali Kota Manchester dari Partai Buruh, nan sekarang menjabat sebagai personil Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Inggris.
Burnham resmi dilantik sebagai personil DPR pada Senin, beberapa jam setelah Starmer mengundurkan diri. Ia menang pemilu sela Makerfield pekan lampau dengan mengantongi 9.000 suara.
Dilansir dari CBS News, meskipun tidak diwajibkan oleh hukum, para pemimpin partai di Inggris sejak lama dipilih dari personil parlemen terpilih nan sedang menjabat.
Kemenangan Burnham dalam pemilu sela ini sangat krusial bukan hanya lantaran membuka jalan menuju kedudukan perdana menteri, tetapi juga lantaran dia menang telak di wilayah pemilihan nan selama beberapa tahun terakhir susah dipertahankan Partai Buruh.
Daerah Makerfield didominasi penduduk Inggris kulit putih, secara tradisional kelas pekerja, dan memberikan bunyi kebanyakan untuk meninggalkan Uni Eropa dalam referendum Brexit tahun 2016.
Komunitas di wilayah ini selama beberapa dasawarsa dulu menjadi pedoman pendukung Partai Buruh. Namun, belakangan, banyak pemilih berlaih ke partai-partai populis sayap kanan seperti Reform UK.
Profil Andy Burnham
Selama bertahun-tahun, Burnham memposisikan diri sebagai pengganti dari Starmer. Ia mengkritik kepemimpinan Partai Buruh pada saat-saat lemah sembari dengan hati-hati membina profil nasionalnya sendiri.
Seorang personil parlemen dari Partai Konservatif, saingan utama Partai Buruh, baru-baru ini menggambarkan Burnham sebagai "Keir Starmer dengan aksen Utara".
Tidak jelas apakah Burnham bakal mengangkat pendekatan nan berbeda dari Starmer, terutama nan berangkaian dengan Amerika Serikat (AS). Starmer sebelumnya terlibat perselisihan dengan Presiden AS Donald Trump soal perang Iran.
Soal AS, Burnham tampaknya mempunyai pandangan nan cukup sama dengan Starmer. Ia memperingatkan penduduk Inggris untuk tidak mengangkat politik ala AS.
"Politik semakin terpolarisasi. Dan jalan nan kita tempuh, jika tidak hati-hati, adalah jalan menuju politik Ameriks Serikat," ucapnya saat kampanye menjelang pemilu sela.
"Politik nan terpolarisasi dan berbisa di mana orang-orang di organisasi tidak lagi bekerja sama," lanjutnya.
Burnham sering menampilkan diri sebagai orang luar dalam politik London. Meski begitu, dia menghabiskan sebagian besar kariernya di ibu kota, baik sebagai personil kabinet di bawah mantan PM Tony Blair dan Gordon Brown, maupun selama 16 tahun sebagai personil parlemen Partai Buruh sebelum jadi wali kota.
Sebagai wali kota, Burnham membangun reputasi sebagai pembela Inggris utara, khususnya selama pandemi Covid-19, ketika dia berbeda dengan pemerintahan Partai Konservatif nan menjadi saingan PM Boris Johnson saat itu.
Menrut sejumlah kritikus, Burnham kandas menjelaskan pandangannya mengenai beberapa rumor paling krusial saat ini.
Ketika spekulasi tentang kembalinya dia ke London meningkat, Burnham tampaknya mengubah posisi, misalnya tentang imigrasi dan hubunan Brexit dengan Eropa pasca-Bexit.
Awal tahun ini, dia mengkritik beberapa kebijakan imigrasi Starmer nan lebih keras, namun kemudian mengisyaratkan bahwa dia berupaya lebih jauh untuk mengurangi migrasi legal dan memperluas kapabilitas penahanan bagi orang-orang nan memasuki negara itu tanpa izin.
Sebelumnya, dia menyatakan support agar Inggris bergabun dengan Uni Eropa, tetapi kemudian menjauhkan diri dari sikap tersebut.
Belum jelas apa nan mungkin bakal diterapkan Burnham jika dia terpilih menjadi PM Inggris.
(blq/bac)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·