Jakarta, CNN Indonesia --
Mohamed Salah menyoroti Liverpool yang kehilangan identitas permainan jelang laga pemungkas Liga Inggris kontra Brentford, Minggu (24/5).
"Saya mau memandang Liverpool kembali menjadi tim dengan permainan 'heavy metal' nan ditakuti musuh dan kembali memenangkan banyak trofi. Itulah sepak bola nan saya tahu langkah memainkannya, dan itulah identitas nan kudu dipulihkan serta dijaga selamanya," ucap Salah melalui unggahan di akun Instagram.
Liverpool kalah 2-4 dari Aston Villa pada Sabtu nan membikin mereka berada di posisi krusial, di mana The Reds wajib menaklukkan Brentford untuk finis lima besar alias spot terakhir Liga Champions. Pertandingan melawan Brentford di Anfield juga menjadi laga perpisahan Salah, nan telah memutuskan hengkang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah pernah bersitegang dengan pembimbing kepala Arne Slot dan jejeran petinggi Liverpool. Melalui unggahan di media sosial pascalaga melawan Aston Villa, pemain berumur 33 tahun itu kembali mempertanyakan pendekatan sang pelatih.
"Saya telah menyaksikan klub ini beralih bentuk dari kumpulan peragu menjadi mereka nan percaya, dan dari nan percaya menjadi juara," tulis Salah.
"Runtuhnya kami dan menelan kekalahan demi kekalahan musim ini sangat menyakitkan dan tidak layak didapatkan oleh fans kita."
"Memenangkan satu alias dua pertandingan di sana-sini bukanlah tujuan utama Liverpool. Semua tim bisa memenangkan pertandingan," tambahnya.
Salah berjanji bakal memberikan keahlian maksimalnya hingga detik terakhir. Dia menyebut tiket Liga Champions musim depan adalah "syarat minimal" nan kudu dicapai klubnya.
(jal)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·