Review Lg Ultragear 45gx950a-b: Bikin Susah Balik Ke Monitor Biasa

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Jakarta -

LG kembali menggebrak pasar monitor gaming premium lewat LG UltraGear 45GX950A-B. Ini bukan sekadar monitor ultrawide OLED biasa, melainkan salah satu perkembangan terbesar di kelas gaming monitor dalam beberapa tahun terakhir.

LG membawa panel WOLED generasi baru dengan teknologi MLA+ (Micro Lens Array), resolusi 5K2K, refresh rate tinggi, hingga fitur Dual Mode 330Hz nan membikin LG UltraGear 45GX950A-B bisa berubah karakter dari layar cinematic menjadi monitor gaming super cepat.

Lantaran penasaran bakal kemampuannya, detikINET mencoba keahlian LG UltraGear 45GX950A-B. Berikut review singkatnya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Desain Lengkung Premium

Hal pertama nan langsung mencuri perhatian tentu ukurannya. Panel 45 inci dengan aspect ratio 21:9 terasa sangat luas dan immersive. Curve 800R membikin layar seperti membungkus penglihatan pengguna.

Untuk game racing, simulator, alias game open-world, pengaruh imersinya luar biasa. Rasanya seperti duduk di dalam cockpit. Namun kudu diakui, curve 800R ini juga jadi salah satu aspek paling kontroversial dari monitor ini.

LG 45GX950ALG 45GX950A Foto: detikINET

Untuk gaming memang terasa dramatis dan immersive, tapi saat dipakai kerja produktivitas seperti editing arsip alias browsing, lengkungan ekstrem ini terkadang membikin tampilan terasa sedikit terdistorsi.

Meski begitu, build quality monitor ini betul-betul premium. Stand bawaan terasa kokoh dengan support pengaturan tinggi hingga 120 mm, tilt -10° hingga 15°, swivel ±10°, serta kompatibel dengan VESA mount 100x100 mm.

Finishing hitam matte unik UltraGear terlihat elegan dan minimalis. Di sektor konektivitas, LG memberikan port nan sangat komplit mulai dari DisplayPort 2.1 UHBR 13.5, dua HDMI 2.1 full bandwidth, USB-C dengan 90W Power Delivery, dua USB-A, hingga jack audio dengan support DTS Headphone:X.

Monitor ini juga sudah dilengkapi speaker stereo 10W "Rich Bass" nan kualitasnya cukup baik untuk penggunaan kasual tanpa speaker tambahan.

LG 45GX950ABagian belakang LG 45GX950A Foto: detikINET

Layar

Sektor layar menjadi nilai jual terbesar LG UltraGear 45GX950A-B. LG memakai panel WOLED terbaru dengan teknologi MLA+ nan bisa meningkatkan brightness dibanding generasi sebelumnya.

Brightness tipikalnya mencapai sekitar 275 nits di full screen, sementara highlight HDR mini bisa melonjak hingga sekitar 1300 nits.

Efek HDR-nya betul-betul memukau. Ledakan, pantulan cahaya, neon kota malam, hingga perincian gambaran terlihat sangat hidup berkah infinite contrast unik OLED.

LG 45GX950ALG 45GX950A Foto: detikINET

Monitor ini mendukung true 10-bit color, cakupan warna DCI-P3 98,5%, sRGB 100%, serta sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 400. LG juga menyediakan beberapa preset warna seperti Gamer 1, sRGB, DCI-P3, dan Reader Mode dengan low blue light filter.

Dengan pixel density 125 PPI, ketajamannya begitu ketara di mata. Hasilnya langsung terasa saat digunakan sehari-hari. Teks terlihat jauh lebih tajam, UI lebih bersih, dan perincian game tampak lebih jelas tanpa kesan blur.

LG juga memakai subpixel layout RGWB terbaru nan sukses mengurangi color fringing pada teks mini dan perincian halus. Ini membikin monitor terasa jauh lebih nyaman dipakai bekerja dibanding generasi OLED sebelumnya.

LG 45GX950ALG 45GX950A untuk multitasking Foto: detikINET

Meski jarang orang membeli monitor sebesar ini unik untuk kebutuhan kantor, LG UltraGear 45GX950A-B justru sangat ideal bagi pengguna work from home nan siang hari bekerja dan malamnya gaming.

Format 21:9 memungkinkan dua window besar dibuka berdampingan dengan nyaman. Ukurannya terasa pas untuk browsing website, mengetik arsip panjang, coding, hingga editing video tanpa terasa sempit.

Monitor ini juga sepenuhnya mendukung fitur Picture-by-Picture (PbP), sehingga pengguna bisa menampilkan dua perangkat berbeda secara berbarengan dalam satu layar. Misalnya, laptop MacBook dan PC Windows bisa dihubungkan sekaligus lampau tampil berdampingan di layar ultrawide raksasa ini.

LG 45GX950ALG 45GX950A Foto: detikINET

Untuk produktivitas, pengalaman multitasking terasa sangat menyenangkan lantaran ruang horizontalnya sangat luas. Editing timeline video panjang alias membuka banyak aplikasi sekaligus jadi jauh lebih nyaman dibanding monitor standar.

Meski begitu, coating matte anti-glare nan dipakai LG memang sedikit mengurangi pengaruh warna "pop" unik OLED glossy. Untungnya pengaruh grainy-nya cukup lembut dan hanya terlihat di warna solid tertentu.

Performa

Di resolusi native 5K2K 165Hz, pengalaman gaming monitor ini betul-betul luar biasa.

Saat mencoba Stray, kualitas visual monitor ini langsung terasa menonjol. Kota cyberpunk penuh neon di game tersebut tampil sangat hidup dengan kontras OLED nan pekat dan pengaruh HDR nan memanjakan mata. Pantulan cahaya, lorong gelap, hingga perincian bulu karakter kucing utama terlihat jauh lebih tajam dan immersive.

Resolusi 5120 x 2160 membikin perincian lingkungan di Stray tampil sangat kaya. Area kota futuristik dengan papan neon berwarna-warni terasa betul-betul sinematik di layar ultrawide 45 inch ini.

LG 45GX950ALG 45GX950A Foto: detikINET

Response time 0,03ms unik OLED juga membikin motion clarity nyaris sempurna tanpa ghosting. Gerakan kamera saat eksplorasi terasa sangat mulus, terutama saat dipadukan dengan refresh rate 165Hz.

Monitor ini mendukung NVIDIA G-SYNC Compatible, AMD FreeSync Premium Pro, serta HDMI 2.1 VRR untuk pengalaman gaming nan lebih mulus dan bebas tearing.

Salah satu fitur paling menarik tentu Dual Mode. Dengan satu tombol di bawah bezel, monitor bisa berubah ke mode 2560 x 1080 dengan refresh rate hingga 330Hz.

Mode ini ditujukan untuk gamer kompetitif seperti Valorant, Counter-Strike 2, alias Apex Legends. Motion clarity memang meningkat dan input lag makin rendah.

Namun ada kompromi besar. Karena resolusi 2560 x 1080 dipaksa tampil di layar 44,5 inci, pixel density turun drastis menjadi sekitar 62 PPI. Hasilnya gambar terlihat jauh lebih blur dibanding mode native 5K2K.

LG 45GX950ALG 45GX950A punya mode game Foto: detikINET

Bagi sebagian gamer kompetitif mungkin tetap bisa diterima, tapi secara pribadi saya lebih sering memilih tetap bermain di mode 5120 x 2160 165Hz lantaran visualnya jauh lebih memuaskan.

Monitor ini juga sangat berat untuk GPU. Resolusi 5K2K apalagi lebih demanding dibanding 4K UHD, sehingga gamer memerlukan kartu skematis kelas atas seperti NVIDIA GeForce RTX 4080, NVIDIA GeForce RTX 5090, alias setara agar bisa menikmati frame rate tinggi.

Untungnya teknologi DLSS 4 dan FSR 4 sangat membantu meningkatkan performa di game modern.

Karena memakai panel OLED, akibat burn-in tentu tetap ada. Namun LG menyediakan fitur Panel Care seperti Screen Move, Screen Saver, dan Image Cleaning untuk membantu menjaga umur panel.

LG juga memberikan agunan burn-in selama 2 tahun, meski sayangnya tetap kalah dibanding beberapa pesaing nan sudah menawarkan agunan hingga 3 tahun.

Opini detikINET

LG 45GX950ALG 45GX950A Foto: detikINET

LG UltraGear 45GX950A-B adalah salah satu monitor gaming paling ambisius dan paling impresif nan datang di era OLED modern.

Monitor ini sukses menghadirkan kombinasi OLED dengan kualitas HDR luar biasa, resolusi ultrawide super tajam, refresh rate tinggi, fitur gaming lengkap, serta produktivitas nan tetap nyaman.

Memang ada kompromi seperti curve 800R nan sangat ekstrem, coating matte nan sedikit mengurangi "pop" warna, serta kebutuhan GPU monster untuk menjalankan game 5K2K maksimal.

Namun jika Anda mencari monitor flagship tanpa kompromi untuk gaming sekaligus kerja kreatif, susah mencari musuh sekelasnya saat ini.

(afr/afr)


Sumber detik-inet