Jakarta, CNN Indonesia --
Persib Bandung memberi pernyataan resmi usai AFC menjatuhi hukuman buntut kejadian melawan Ratchaburi FC dalam Asia Champions League Two 2025/2026.
Persib kecewa lantaran kudu bayar denda Rp3,5 miliar plus dua pertandingan kandang tanpa penonton di pentas Asia musim depan. Situasi ini dianggap merugikandalambanyak aspek.
"PT Persib Bandung Bermartabat menyampaikan kekecewaan dan keprihatinan mendalam atas hukuman dan denda nan dijatuhkan oleh AFC menyusul kejadian nan terjadi," tulis Persib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan keputusan Komite Etik dan Disiplin AFC tertanggal 13 Mei 2026, Persib menerima hukuman berupa denda sebesar US$ 200 ribu serta balasan penutupan stadion untuk pertandingan kandang."
Persib menyoroti sebagian pendukung nan merusak suasana suportif nan sudah dibangun bertahun-tahun, seperti menyalakan flare, melempar barang ke lapangan, dan merusak akomodasi stadion.
"Sangat disayangkan ketika perubahan positif nan dibangun berbareng selama bertahun-tahun justru kudu dirugikan akibat tindakan segelintir oknum nan tidak bertanggung jawab," tulis Persib.
"Yang paling berat, akibat besar ini pada akhirnya tidak ditanggung oleh pelaku secara pribadi, tetapi kudu dipikul oleh klub serta jutaan Bobotoh lain nan selama ini menjaga Persib."
Oleh karena itu manajemen Persib menyatakan bakal introspeksi internal klub dan mengevaluasi total instrumen pertandingan, termasuk kaitannya dengan teknis di hari pertandingan.
"Persib juga bakal melakukan introspeksi dan pertimbangan secara menyeluruh terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pertandingan, termasuk sistem keamanan," tulis Persib.
"Persib memahami bahwa pertimbangan dan perbaikan kudu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk terhadap aspek-aspek nan berada dalam tanggung jawab klub," tulis Persib menegaskan.
(ikw/abs)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·