Gresik, CNN Indonesia --
Vietnam U-17 sukses mengawali laga Piala AFF U-17 2026 dengan hasil memuaskan. Mereka melumat Malaysia dengan skor telak skor 4-0, di Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Senin (13/4).
Pelatih Vietnam, Cristiano Roland mengatakan anak asuhnya sempat mengalami kesulitan di awal laga. Pasalnya mereka kudu beradaptasi dengan kondisi lapangan dan cuaca.
Namun, dia mengapresiasi kerja keras skuad muda Vietnam nan bisa menjalankan petunjuk dengan baik hingga bisa mencetak banyak gol.
"Kita tahu, kami baru berlatih selama 10 hari di Hanoi. Kami juga perlu beradaptasi dengan lapangan, bola, dan tentu saja para pemain saya sudah berupaya melakukan nan terbaik. Kalian tahu cuaca di sini juga susah bagi kami, tapi inilah sepak bola, jadi kami kudu mencoba memberikan nan terbaik," kata Roland usai laga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roland mengatakan strategi menekan sejak awal nan diterapkan Vietnam membuahkan hasil manis. Setelah sukses memecah kebuntuan, kepercayaan diri pemain meningkat pesat.
"Kami terus mencoba, dan akhirnya kami bisa mencetak beberapa gol dengan mudah dan cepat," ucapnya.
Roland menekankan konsentrasi utama timnya sekarang bukan sekadar skor akhir, tapi menjaga mentalitas pemain untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
"Namun nan lebih krusial sekarang adalah tetap memberikan kepercayaan diri kepada pemain dan memikirkan pertandingan berikutnya. Setiap pertandingan bagi kami itu sulit, jadi kami kudu bersiap dan melakukan nan terbaik," kata dia
Ia menyebut, walaupun persiapan timnya kali ini jauh lebih singkat dibandingkan saat babak kualifikasi Piala Asia U-17, dia mengaku bangga dengan determinasi nan ditunjukkan di atas lapangan.
"Tentu saja mereka selalu berupaya maksimal, meskipun kami baru berlatih 10 hari di Hanoi, tidak seperti saat kami bermain di babak kualifikasi sebelumnya," tuturnya.
Meski demikian, Roland menyadari kesalahan-kesalahan mini tetap sering terjadi mengingat usia pemain nan tetap sangat muda. Baginya, turnamen ini adalah proses pembelajaran krusial bagi masa depan sepak bola Vietnam.
"Tapi saya selalu mengucapkan selamat kepada para pemain saya. Mereka sudah memberikan nan terbaik, mereka berlari, dan terus mencoba. Tentu lantaran mereka tetap muda, terkadang mereka melakukan kesalahan. Tapi itulah sepak bola. Mereka kudu belajar di setiap pertandingan. Tentu saya senang dan bangga pada mereka," pungkasnya.
(jal/abs)
Add
as a preferred source on Google
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·