Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah netizen memberikan komentar-komentar kocak usai timnas Italia merilis daftar nama pemain nan tak banyak dikenal untuk pertandingan uji coba melawan Luksemburg dan Yunani setelah kandas lolos ke Piala Dunia 2026.
Italia menjadi juara memperkuat pertama nan tidakhadir di tiga Piala Dunia berturut-turut ialah 2018, 2022, dan 2026.
Menurunnya kekuatan timnas Italia dikaitkan dengan kurangnya regenerasi pemain muda. Sebab itu, pada pemanggilan skuad untuk pertandingan FIFA Matchday Juni, pembimbing Italia Silvio Baldini melakukan apa nan kandas dilakukan oleh banyak pembimbing Gli Azzuri di masa lampau ialah mempromosikan pemain muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Italia Silvio Baldini membuat keputusan berani dengan memanggil kebanyakan pemain muda untuk laga uji coba melawan Luksemburg dan Yunani pada FIFA Matchday Juni.
Skuad ini mempunyai rata-rata usia hanya 20 tahun enam bulan, dipenuhi nama-nama nan apalagi asing bagi sebagian fans sepak bola.
Nama-nama seperti Francesco Camarda, Francesco Pio Esposito, hingga Samuele Inacio dipercaya menjadi wajah baru regenerasi Italia. Sementara Gianluigi Donnarumma menjadi sosok senior nan memimpin skuad muda tersebut.
Namun bukannya konsentrasi membahas strategi alias kesempatan pemain muda itu bermain, netizen malah sibuk berbual soal daftar pemain nan dianggap terlalu asing.
"Kalau Donnarumma dihapus, 99,99 persen orang tidak kenal siapa pun di daftar ini," kata seorang netizen dikutip dari Sportbible.
"Saya tidak mengenal satu pun pemain dalam daftar ini selain Donnarumma," ujar netizen lainnya.
Di sisi lain, banyak nan menganggap langkah Baldini patut diapresiasi lantaran berani memberi kesempatan kepada generasi muda setelah bertahun-tahun Italia dinilai kandas melakukan regenerasi.
"Baldini agak berlebihan, tetapi ini menguntungkan tim U-21 lantaran mereka semua berbareng di tim senior. Hanya Donnarumma, Palestra, dan Pio nan bertahan," ucap netizen lainnya.
Daftar 24 Pemain timnas Italia:
Kiper: Giovanni Daffara (Avellino), Gianluigi Donnarumma (Manchester City), Lorenzo Palmisani (Frosinone);
Belakang: Ahanor Jujur (Atalanta), Davide Bartesaghi (Milan), Fabio Chiarodia (Borussia Mönchengladbach), Pietro Comuzzo (Fiorentina), Costantino Favasuli (Catanzaro), Filippo Mane (Borussia Dortmund), Marco Palestra (Cagliari), Luca Reggiani (Borussia Dortmund);
Tengah: Matteo Dagasso (Venezia), Giacomo Faticanti (Juventus), Luca Lipani (Sassuolo), Cher Ndour (Fiorentina), Niccolò Pisilli (Roma), Lorenzo Venturino (Roma);
Depan: Francesco Camarda (Lecce), Luigi Cherubini (Sampdoria), Jeff Ekhator (Genoa), Francesco Pio Esposito (Inter), Seydou Fini (Frosinone), Samuele Inacio (Borussia Dortmund), Luca Koleosho (Paris FC).
(rhr/rhr/abs)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·