Jakarta, CNN Indonesia --
Pemain naturalisasi nan memutuskan bermain di Indonesia malah miskin menit bermain dalam Super League 2025/2026.
Tiga pemain naturalisasi, ialah Jens Raven, Rafael Struick, dan Mauro Zijlstra, kian jarang dimainkan berbareng klubnya masing-masing. Menit bermain mereka terbilang minim.
Raven misalnya, kian ditepikan di Bali United. Pemuda 20 tahun ini hanya duduk di bangku persediaan saat Bali United melawan PSBS Biak, Arema FC, dan PSIM Yogyakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalaupun dimainkan, hanya di pengujung pertandingan. Sepanjang musim ini, Raven 16 kali tampil sebagai pemain pengganti. Mayoritas di 15 menit terakhir.
Musim ini hanya dua kali Raven tampil sebagai starter. Dari dua kali jadi pemain inti, sekali main 45 menit dan sekali selama 67 menit. Dari total 18 kali main, Raven membukukan satu gol.
Situasi Struick lebih memprihatinkan. Pemain 23 tahun ini baru main 13 kali sepanjang musim ini. Struick sempat mengalami cedera sehingga tidakhadir empat pekan untuk pemulihan.
Setelah pulih, Struick dua kali tampil selama 45 menit dan terakhir, saat Dewa unggul 1-0 atas PSIM Yogyakarta, mantan pemain Jong ADO Den Haag ini hanya main 16 menit.
Sedangkan Zijlstra kurang beruntung. Baru dua kali main sebagai pemain pengganti di Persija Jakarta, dia mengalami cedera. Sempat dipanggil ke Timnas Indonesia, cederanya malah makin parah.
Entah berapa lama waktu nan dibutuhkan pemuda 21 tahun ini untuk pulih. nan pasti, kans bermain Zijlstra pada musim ini telah habis. Ia hanya punya 21 menit bermain berbareng Persija.
Karena itu pula lini situasi krisis lini depan Timnas Indonesia terus berlanjut. Setelah striker lokal dianggap tak punya taji, sekarang pemain-pemain naturalisasi juga masuk angin.
Pemain naturalisasi nan menit mainnya terbilang tinggi adalah pemain-pemain nan sudah matang, seperti Thom Haye dan Eliano Reijnders di Persib, dan Jordi Amat di Persija.
Hanya Shayne Pattynama nan mencoba mencari posisi inti di Persija. Sejauh ini pemain berposisi bek sayap kiri ini menjadi pelapis Dony Tri Pamungkas. Ia selalu main pada di akhir babak kedua.
(abs/jun)
Add
as a preferred source on Google
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·