CNN Indonesia
Selasa, 21 Apr 2026 14:26 WIB
Ilustrasi. Informasi mengenai rangkaian penyelenggaraan haji dan tanggal-tanggalnya menjadi pedoman krusial bagi jemaah dan family untuk memantau perjalanan. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pelaksanaan ibadah haji 2026 sudah di depan mata. Pada Selasa (21/4), jemaah haji Indonesia gelombang pertama tengah memasuki pondok haji. Simak agenda keberangkatan dan tahapan ibadah nan bakal dijalani.
Informasi ini krusial tidak hanya bagi jemaah, tetapi juga family nan mau mengetahui perkiraan waktu keberangkatan hingga kepulangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan memahami agenda tersebut, jemaah dapat lebih siap secara fisik, mental, maupun logistik.
Selain itu, jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih tertib, terarah, dan khusyuk.
Oleh lantaran itu, memahami setiap tahap dalam rangkaian haji 2026 dan tanggalnya menjadi perihal nan sangat penting.
Rangkaian haji 2026 dan tanggalnya
Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rencana Perjalanan Haji Tahun 1447 H/2026 M, berikut rangkaian haji 2026 dan tanggalnya nan telah ditetapkan pemerintah:
- 21 April 2026: Jemaah haji masuk pondok haji
- 22 April 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah
- 1 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah
- 6 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah
- 7 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah
- 15 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah
- 21 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah
- 21 Mei 2024: Closing date KAAIA Jeddah (pukul 24.00 WAS)
- 25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah
- 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah
- 27 Mei 2026: Idul Adha 1447 H
- 28 Mei 2026: Hari Tasyrik I
- 29 Mei 2026: Hari Tasyrik II (Nafar Awal)
- 30 Mei 2026: Hari Tasyrik III (Nafar Tsani)
- 1 Juni 2026: Awal pemulangan jemaah haji gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke Tanah Air
- 1 Juni 2026: Awal kehadiran jemaah haji gelombang I di Tanah Air
- 7 Juni 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah
- 15 Juni 2026: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air
- 16 Juni 2026: Tahun Baru Hijriah 1448 H
- 16 Juni 2026: Awal pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
- 16 Juni 2026: Awal kehadiran jemaah haji gelombang II di Tanah Air
- 21 Juni 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah
- 30 Juni 2026: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
- 1 Juli 2026: Akhir kehadiran jemaah haji gelombang II di Tanah Air
Dari rangkaian haji 2026 dan tanggalnya di atas, terlihat bahwa proses keberangkatan jemaah dibagi menjadi dua gelombang utama.
Gelombang pertama diberangkatkan menuju Madinah, sedangkan gelombang kedua langsung menuju Jeddah sebelum melanjutkan ke Makkah. Pembagian ini bermaksud untuk mengatur arus jemaah agar lebih tertib dan terkoordinasi selama di Arab Saudi. Puncak ibadah haji terjadi pada tanggal 26 Mei 2026, ialah saat penyelenggaraan wukuf di Arafah.
Momen ini merupakan inti dari seluruh rangkaian ibadah haji nan wajib diikuti oleh setiap jemaah. Setelah itu, jemaah melanjutkan rangkaian ibadah lainnya seperti mabit di Muzdalifah dan Mina, serta melaksanakan lempar jumrah selama hari Tasyrik.
Selain tahapan ibadah, agenda pemulangan juga telah diatur secara sistematis. Pemulangan jemaah berjalan dalam dua gelombang dengan masa operasional sekitar 30 hari. Masing-masing gelombang berjalan kurang lebih 15 hari, baik untuk keberangkatan maupun kepulangan.
Secara keseluruhan, rata-rata masa tinggal jemaah haji Indonesia di Arab Saudi mencapai 38 hingga 40 hari. Durasi ini menunjukkan bahwa ibadah haji bukan hanya sekadar ritual singkat, tetapi perjalanan panjang nan memerlukan kesiapan matang.
Oleh karena itu, memahami rangkaian haji 2026 dan tanggalnya sangat krusial agar jemaah dapat mengatur persiapan dengan lebih optimal. Informasi ini juga menjadi pedoman krusial bagi family jemaah untuk memantau perjalanan ibadah haji dari awal hingga akhir.
(gas/fef)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·