Raja Inggris Charles Ke As, Minum Teh Bareng Trump Di Gedung Putih

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Raja Inggris Charles III dan istrinya Ratu Camilla mengunjungi Amerika Serikat untuk pertama kalinya setelah dilantik menjadi raja.

Mereka tiba di airport Joint Base Andrews pada Senin (27/4) diiringi upacara penyambutan secara singkat. Charles dan Camila lampau melanjutkan perjalanan berjumpa Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat tiba di Gedung Putih, mereka langsung disambut Trump dan istrinya Melania Trump. Keempatnya berdiri sejenak untuk difoto lampau masuk ke dalam untuk minum teh dalam sesi pribadi, demikian dikutip Reuters.

Kunjungan Charles ke AS sudah diumumkan sejak lama di situs resmi kerajaan Inggris.

"Atas saran Pemerintah nan Mulia Raja, dan atas undangan Presiden Amerika Serikat, Raja dan Ratu bakal melakukan Kunjungan Kenegaraan ke Amerika Serikat," demikian rilis resmi kerajaan Inggris pada 31 Maret.

"Program nan Mulia bakal merayakan hubungan berhistoris dan hubungan bilateral modern antara Inggris Raya dan Amerika Serikat, menandai peringatan 250 tahun Kemerdekaan Amerika," lanjut mereka.

Charles bakal berada di AS selama empat hari. Selama di AS, Charles dan pasangannya bakal mengunjungi tugu peringatan 11 September di New York lampau mereka bakal ke Virginia untuk "pesta jalanan" ulang tahun ke-250.

Charles juga bakal berjumpa dengan para pemimpin budaya nan terlibat dalam konservasi alam.

Momen krusial dalam kunjungan ini bakal terjadi pada hari ini Selasa (28/4) waktu AS. Raja Charles juga dijadwalkan berpidato di hadapan pertemuan campuran Kongres.

Ini bakal menjadi kali kedua raja Inggris pidato setelah Ratu Elizabeth II pada tahun 1991 melakukan perihal serupa.

Sebelum jadi raja, Chales sudah berulang kali mengunjungi AS. Namun, lawatan ini dianggap krusial di tengah ketegangan relasi dunia akibat konflik.

Trump sempat mengkritik Inggris terutama ke perdana menterinya lantaran dianggap tak mendukung tindakan militer mereka di Selat Hormuz.

(isa/dna)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-internasional