Raffi Ahmad Cerita Kronologi Bisa Disebut Di Kasus Bea Cukai

Sedang Trending 1 jam yang lalu

CNN Indonesia

Kamis, 11 Jun 2026 11:15 WIB

Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S) Raffi Ahmad menceritakan kronologi bisa terseret dalam kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

Jakarta, CNN Indonesia --

Raffi Ahmad menceritakan kronologi namanya terseret dalam kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Hal itu dibagikan Dedi Mulyadi dalam unggahan di media sosial pada Kamis (11/6). Raffi menjelaskan bahwa dia tidak pernah memesan peralatan apapun melalui jasa Blueray Cargo di Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menceritakan bahwa dirinya hanya memenuhi permintaan foto berbareng dari salah satu pegawai jasa kargo tersebut ketika memandang Raffi berada di area instansi Blueray Cargo.

Saat itu, Raffi sedang berjamu ke salah satu toko kelontong Indonesia nan berada di dekat Awang Kitchen, Amerika Serikat sepulang lari maraton berbareng teman-temannya di Chicago.

"Kita main ke New York sembari ketemu sama teman-teman, alias penduduk nan disana. Jadi datanglah kita ke restoran, ada namanya Awang Kitchen. Makanlah kita, kita menghibur masyarakat. Ada videonya, di Youtube. Aku, Ariel, Desta di Awang Kitchen kita menghibur," kata Raffi Ahmad.

"Terus, di sebelah kanan itu ada toko kelontong, terus pas kita mau kembali lagi ke Awang Kitchen, di sebelah kiri itu ada toko Blueray, di atasnya pada gini semuanya, kayak 'A Raffi!'."

"Nah itu ajak foto, dia (pegawai Blueray), dia itu nan ngajak foto. Ini tuh fotonya begini, foto saya sama Gading," jelas Raffi.

Dalam kesempatan itu, Raffi juga menunjukkan foto berbareng pegawai Blueray Cargo dan teman-temannya, seperti Gading, Ariel NOAH, dan Desta Mahendra. Ia juga mengatakan tidak mengenal sosok nan meminta foto kepada dirinya tersebut.

Sebelumnya, Raffi Ahmad sudah membantah keterlibatannya dalam dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Utusan Khusus Presiden bagian Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni tersebut malah menyatakan sudah terbiasa disebut-sebut dalam persoalan nan terjadi, meskipun sesungguhnya tidak pernah terlibat.

"Itu tidak benar," kata Raffi Ahmad di Jakarta. "Oh ya, sudah biasa. Saya pernah dibawa dalam pencucian duit lah, ini lah."

"Tapi nan pasti, jika ini, saya tidak pernah ada transaksi dan tidak pernah memesan, menerima pun tidak," dia menegaskan seperti diberitakan detikcom, Selasa (9/6).

Nama Raffi muncul lantaran dirinya disebut sempat berjamu ke Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat (AS) untuk menitip alias mengirimkan sejumlah peralatan elektronik ke Indonesia, seperti iPhone 17.

Ia pun sekarang menggandeng pengacara Hotman Paris sebagai langkah hukum, memberikan peringatan kepada pihak nan memberitakan perihal nan "jauh dari cerita sebenarnya."

Raffi Ahmad dan Hotman Paris berencana gelar konvensi pers pada Kamis (11/6). Dalam video nan diunggah, pengacara tersebut menantang pihak-pihak nan menyeret nama Raffi untuk menyertakan bukti keterlibatan kliennya mengenai kasus tersebut.

[Gambas:Instagram]

(va/end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-hiburan