Psis Semarang Tunjuk Kas Hartadi Sebagai Pelatih Kepala Untuk Dua Pertandingan Terakhir

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

PSIS Semarang mengambil langkah krusial jelang akhir kejuaraan Pegadaian Championship 2025/26 dengan menunjuk Kas Hartadi sebagai pembimbing kepala baru. Pelatih asal Solo tersebut dipercaya menangani Mahesa Jenar untuk dua pertandingan terakhir nan bakal menentukan nasib tim di kasta kedua musim depan.

Situasi PSIS saat ini memang belum aman. Tim berjuluk Mahesa Jenar berada di posisi kedelapan klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi 20 poin dari 25 pertandingan.

Mereka hanya unggul dua nomor dari Persiba Balikpapan nan berada di ranking kesembilan alias area playoff degradasi.

Dengan kondisi tersebut, dua laga tersisa menjadi sangat krusial bagi PSIS. Mereka bakal menghadapi Kendal Tornado FC pada pekan ke-26 di kandang sendiri sebelum menjalani laga tandang melawan PSS Sleman pada pekan terakhir musim ini.

Kas Hartadi mengakui dirinya menghadapi tantangan besar lantaran mempunyai waktu persiapan nan sangat singkat.

Bahkan, dia menyebut baru kali ini menangani tim dengan persiapan hanya dua kali latihan sebelum pertandingan resmi.

“Tentunya persiapan sangat mendadak sekali. Baru kali ini saya melatih hanya dua hari latihan dan satu sesi official training untuk pertandingan,” ujar Kas Hartadi, Kamis (23/4) dikutip dari ileague.id.

Electronic money exchangers listing

Meski waktu nan dimiliki sangat terbatas, mantan pembimbing Sriwijaya FC tersebut tetap optimistis bisa membawa perubahan positif bagi tim.

Fokus utamanya adalah membenahi kelemahan tim agar PSIS bisa tampil maksimal saat menghadapi Kendal Tornado FC.

“Memang waktu nan sangat mepet bagi saya pribadi. Mudah-mudahan kita bisa memperbaiki kelemahan tim ini agar tampil maksimal,” lanjutnya.

Bagi Kas Hartadi, menerima tawaran melatih PSIS di situasi susah seperti sekarang merupakan tantangan besar dalam pekerjaan kepelatihannya.

Ia mengingat pengalaman sebelumnya saat menangani RANS Nusantara FC dengan sasaran membawa tim lolos ke Liga 2.

Kini, tantangan berbeda menantinya berbareng PSIS Semarang. Ia berambisi bisa membantu Mahesa Jenar keluar dari ancaman playoff degradasi dan tetap memperkuat di Pegadaian Championship musim depan.

Kas Hartadi juga meletakkan kepercayaan besar terhadap kualitas pemain nan dimiliki PSIS saat ini. Menurutnya, skuad Mahesa Jenar dihuni banyak pemain berilmu nan bisa menjadi modal krusial dalam dua laga penentuan.

Nama-nama seperti Otavio Dutra, Esteban Vizcarra, Beto Goncalves, hingga Rafinha diyakini bisa membantu PSIS melewati tekanan di akhir musim.

“PSIS dihuni banyak pemain berbobot dan berpengalaman. Tinggal gimana membikin mereka lebih kompak antarlini,” tutup Kas Hartadi.(jpc)

PSIS Semarang mengambil langkah krusial jelang akhir kejuaraan Pegadaian Championship 2025/26 dengan menunjuk Kas Hartadi sebagai pembimbing kepala baru. Pelatih asal Solo tersebut dipercaya menangani Mahesa Jenar untuk dua pertandingan terakhir nan bakal menentukan nasib tim di kasta kedua musim depan.

Situasi PSIS saat ini memang belum aman. Tim berjuluk Mahesa Jenar berada di posisi kedelapan klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi 20 poin dari 25 pertandingan.

Mereka hanya unggul dua nomor dari Persiba Balikpapan nan berada di ranking kesembilan alias area playoff degradasi.

Electronic money exchangers listing

Dengan kondisi tersebut, dua laga tersisa menjadi sangat krusial bagi PSIS. Mereka bakal menghadapi Kendal Tornado FC pada pekan ke-26 di kandang sendiri sebelum menjalani laga tandang melawan PSS Sleman pada pekan terakhir musim ini.

Kas Hartadi mengakui dirinya menghadapi tantangan besar lantaran mempunyai waktu persiapan nan sangat singkat.

Bahkan, dia menyebut baru kali ini menangani tim dengan persiapan hanya dua kali latihan sebelum pertandingan resmi.

“Tentunya persiapan sangat mendadak sekali. Baru kali ini saya melatih hanya dua hari latihan dan satu sesi official training untuk pertandingan,” ujar Kas Hartadi, Kamis (23/4) dikutip dari ileague.id.

Meski waktu nan dimiliki sangat terbatas, mantan pembimbing Sriwijaya FC tersebut tetap optimistis bisa membawa perubahan positif bagi tim.

Fokus utamanya adalah membenahi kelemahan tim agar PSIS bisa tampil maksimal saat menghadapi Kendal Tornado FC.

“Memang waktu nan sangat mepet bagi saya pribadi. Mudah-mudahan kita bisa memperbaiki kelemahan tim ini agar tampil maksimal,” lanjutnya.

Bagi Kas Hartadi, menerima tawaran melatih PSIS di situasi susah seperti sekarang merupakan tantangan besar dalam pekerjaan kepelatihannya.

Ia mengingat pengalaman sebelumnya saat menangani RANS Nusantara FC dengan sasaran membawa tim lolos ke Liga 2.

Kini, tantangan berbeda menantinya berbareng PSIS Semarang. Ia berambisi bisa membantu Mahesa Jenar keluar dari ancaman playoff degradasi dan tetap memperkuat di Pegadaian Championship musim depan.

Kas Hartadi juga meletakkan kepercayaan besar terhadap kualitas pemain nan dimiliki PSIS saat ini. Menurutnya, skuad Mahesa Jenar dihuni banyak pemain berilmu nan bisa menjadi modal krusial dalam dua laga penentuan.

Nama-nama seperti Otavio Dutra, Esteban Vizcarra, Beto Goncalves, hingga Rafinha diyakini bisa membantu PSIS melewati tekanan di akhir musim.

“PSIS dihuni banyak pemain berbobot dan berpengalaman. Tinggal gimana membikin mereka lebih kompak antarlini,” tutup Kas Hartadi.(jpc)

Sumber prokalteng