Jakarta, CNN Indonesia --
Trofi terbesar Eropa, Liga Champions, bakal diperebutkan di Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5). Berikut prediksi superkomputer laga laga final ini.
Sejauh ini, hanya ada tim Inggris nan pernah sukses di pentas Liga Champions. Ketiga klub tersebut adalah Liverpool, Manchester United, dan Manchester City.
Arsenal bertahun-tahun mencoba mengangkat trofi si kuping lebar, tetapi tidak pernah kesampaian. Karenanya pula Arsenal belum layak disebut klub papan atas dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, asa menjadi klub besar dunia, sudah dekat. Tinggal 90 menit pertandingan normal alias ditambah 30 menit jika tambahan waktu, dan lima menit lagi jika penalti.
Tampaknya sudah begitu dekat dengan Arsenal, tetapi bisa sangat jauh. Pasalnya musuh nan bakal dihadapi di final adalah juara memperkuat nan punya skema main mematikan, Paris Saint-Germain.
Sejak pandemi Covid-19 pada 2020, PSG adalah tim nan paling sering ke final Liga Champions, tiga kali. Sekali gagal, sekali juara, dan sekarang mau mempertahankan gelar.
Les Parisiens boleh saja menjadi tim tersubur, tetapi Arsenal adalah tim dengan pertahanan paling solid. Musim ini gawang Arsenal hanya kebobolan enam kali di Liga Champions.
Dalam urusan mencetak gol, The Gunner hanya mengandalkan bola mati. Terutama sepak pojok menjadi jimat. Sekali saja lengah, musuh bakal dihukum skema bola meninggal itu.
Berdasarkan 10.000 simulasi komputasi nan dilakukan Opta, PSG dijagokan juara Liga Champions 2025/2026. PSG unggul 56 persen dan Arsenal 44 persen.
(abs/nva)
Add
as a preferred source on Google
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·