Produser Soal Polemik Aku Harus Mati: Kami Menyesal

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Selasa, 07 Apr 2026 15:40 WIB

Produser movie Aku Harus Mati kembali buka bunyi mengenai polemik nan terjadi mengenai materi promosi movie tersebut. Produser movie Aku Harus Mati kembali buka bunyi mengenai polemik nan terjadi mengenai materi promosi movie tersebut. (Rollink Action)

Jakarta, CNN Indonesia --

Produser film Aku Harus Mati kembali buka bunyi mengenai polemik nan terjadi mengenai materi promosi movie tersebut. Iwet Ramadhan selaku salah satu personil tim mengaku menyesali langkah promosi nan diambil.

Hal itu dilakukan setelah tim memasang poster Aku Harus Mati di beberapa billboard area Jakarta. Namun, konten promosi tersebut dinilai begitu ekstrem hingga sangat mengganggu masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami dari PH itu mendengar dan sangat memahami sekali beragam respons nan muncul dari masyarakat mengenai movie ini," ujar Iwet Ramadhan seperti diberitakan detikcom, Selasa (7/4).

"Saya mewakili produser mau menyampaikan bahwa kami menyesalkan sekali ketidaknyamanan nan ditimbulkan, khususnya dari gimana movie ini diperkenalkan di ruang publik."

Pihak rumah produksi (PH) juga disebut mengambil tindakan nyata dengan mencopot seluruh materi promosi berupa iklan alias billboard nan tersebar di 36 titik di kota-kota besar se-Indonesia.

[Gambas:Video CNN]

"Kami sudah melakukan penyesuaian, termasuk inisiatif dari kami untuk menurunkan materi billboard sejak tanggal 4 April kemarin. Seharusnya, sesuai fase promosi ini harusnya berhujung tanggal 5," Iwet menegaskan.

Pernyataan itu disampaikan setelah Iwet Ramadhan selaku produser Aku Harus Mati mengungkapkan penurunan materi iklan tersebut tidak berangkaian dengan tekanan publik.

"Jadi mulai dari setelah gala premiere 26, 27 (Maret) tuh Billboard naik, itu waktunya sampai 5 April," kata Iwet dalam wawancara virtual seperti diberitakan detikcom, Senin (6/4).

"Jadi per malam ini, kami turunkan materinya agar 5 April selesai lantaran kami bakal lanjut masuk ke fase berikutnya."

Ia juga sebelumnya menegaskan tim produksi memegang teguh patokan nan bertindak bahwa semua materi promosi telah melewati proses penilaian resmi dari lembaga pemerintah sebelum dipasang ke publik.

Oleh karena itu, dia memastikan jajarannya memilih untuk tidak reaktif dalam menghadapi kritik serta situasi publik terhadap konten dan promosi Aku Harus Mati.

"Seluruh cast mengapresiasi nan sangat dalam kepada Lembaga Sensor Film dan juga Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Karena semua materi kami sudah dievaluasi sama mereka, sudah dievaluasi lampau diberikan persetujuan."

"Kalau misalnya kami reaktif, bergerak secara sporadis malah kelak blunder gitu. Sehingga kembali lagi kan enggak elok jika perangnya di sosmed," tuturnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencopot banner iklan movie seram Aku Harus Mati di tiga titik letak usai memicu protes publik lantaran dinilai terlalu menyeramkan dan tidak ramah anak oleh warga, Minggu (5/4).

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, mengatakan pihaknya menertibkan iklan tersebut melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta.

(chri)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-hiburan