Presiden Iran Usai Diancam Trump Perang Lagi: Kami Punya Hak Bela Diri

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan Iran punya kewenangan mempertahankan diri usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump menakut-nakuti bakal menyerang negara tersebut.

Ultimatum Iran ini muncul di tengah kedua negara nan sudah sepakat teken perjanjian menghentikan perang baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut dalam rapat kabinet pada Minggu (21/6), hari nan sama saat Iran menggelar negosiasi dengan AS di Swiss.

"Saat Iran bisa mengamankan hak-haknya melalui perbincangan dan diplomasi, negara itu semestinya tidak terus berperang," kata dia dalam laporan di media pemerintah IRNA.

Pezeshkian juga mengatakan persatuan dan solidaritas nasional sebagai pencapaian terbesar Iran usai perang dengan Amerika Serikat dan Israel.

Lebih lanjut, Pezeshkian mengatakan proses negosiasi sudah disampaikan ke pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei.

Anggota Dewan Keamanan Nasional Tertinggi juga sudah menyampaikan pandangan mereka mengenai masalah tersebut.

"Perkembangan besar dan luar biasa nan kita saksikan hari ini adalah hasil dari koordinasi dan solidaritas nan belum pernah terjadi sebelumnya di antara semua sektor politik, eksekutif, militer, keamanan, dan peradilan di negara ini," ungkap dia.

Pernyataan Pezeshkian muncul saat Teheran negosiasi dengan Washington di Swiss pada Minggu. Perundingan ini sebagai tindak lanjut usai kedua negara menandatangani nota kesepahaman (MoU).

MoU itu mencakup penghentian pertempuan di semua front termasuk Lebanon, pembukaan Selat Hormuz, pencabutan hukuman terhadap Iran, hingga masa depan nuklir Iran.

Di tengah negosiasi itu, Trump menakut-nakuti bakal membordir Iran. Dia meminta Teheran menghentikan ulah Hizbullah.

"Jika mereka tak melakukannya, kami bakal menyerang Iran dengan lebih keras lagi, seperti nan kami lakukan minggu lalu, lebih keras," ucap Trump di Truth Social.

(isa/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional