Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden FIFA Gianni Infantino meminta masyarakat untuk tetap tenang dan jangan marah-marah menyusul kontroversi penolakan masuk terhadap wasit asal Somalia, Omar Artan oleh imigrasi Amerika Serikat untuk tugas di Piala Dunia 2026.
Pernyataan itu disampaikan Infantino dalam konvensi pers berdurasi 66 menit pada Rabu (11/6) malam. Dalam kesempatan tersebut, dia juga menanggapi sejumlah kontroversi nan mewarnai persiapan Piala Dunia 2026.
Omar Artan sejatinya bakal mencatat sejarah sebagai wasit pertama dari Somalia nan bekerja di Piala Dunia. Namun, angan tersebut pupus setelah dia ditolak masuk ke Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan tersebut memicu kritik dari beragam pihak. Banyak nan mempertanyakan gimana seorang ofisial nan telah ditunjuk FIFA justru tidak dapat memasuki negara tuan rumah.
Menanggapi situasi itu, Infantino menyampaikan simpatinya kepada Artan sekaligus menegaskan bahwa FIFA mempunyai keterbatasan dalam mengendalikan keputusan pemerintah suatu negara.
"Sangat disayangkan apa nan terjadi pada Omar. Tapi kita tidak bisa mengendalikan segalanya. Kita berusaha, kita berdiskusi, dan kita bakal berbicara," kata Infantino dikutip dari Sky Sports.
Ia juga meminta publik untuk tidak terburu-buru meluapkan kemarahan.
"Mungkin terkadang ada baiknya juga untuk bersantai dan rileks. Kita mengerjakan semuanya dan mencoba menyelesaikan semuanya. Terkadang, berteriak dan marah-marah justru memberikan pengaruh sebaliknya, ialah menghalang pencarian solusi," kata Infantino.
(rhr)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·