Prabowo Mau Benahi 1.800 Perlintasan Sebidang, Siapkan Rp 4 Triliun

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyoroti masalah perlintasan sebidang kereta api nan banyak tidak dijaga. Hal ini disinyalir menjadi biang kerok kecelakaan maut kereta api di Bekasi antara KRL Commuter Line dan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek.

Di Jawa sendiri ada 1.800 titik perlintasan sebidang nan perlu dibenahi. Prabowo menegaskan perlintasan itu bakal diperbaiki segera.

"Dan kemudian di Jawa ada 1.800 titik nan juga lintasan seperti ini dari zaman... saya kira dari era Belanda ya, berapa puluh tahun. Saya kira kita bakal selesaikan semua itu, saya sudah perintahkan kita bakal perbaiki lintasan tersebut, entah dengan pos jaga alias flyover," beber Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan di RSUD Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo menyatakan bakal segera menunjuk pelaksana unik sebagai penanggungjawab proyek tersebut. Anggaran sekitar Rp 4 triliun juga bakal disiapkan.

"Nanti pelaksananya kita tunjuk, dan diperhitungkan butuh nyaris Rp 4 triliun ya. Demi keselamatan dan demi lantaran kita sangat krusial dan butuh kereta api maka perlu dilakukan itu," tegas Prabowo.

Seperti diketahui dua kecelakaan terjadi dalam waktu dan letak berdekatan di Bekasi Timur, pertama ada KRL Commuter Line menabrak mobil taksi online nan menerobos perlintasan sebidang saat kereta mau lewat. Insiden itu membikin satu KRL lainnya berakhir di Stasiun Bekasi Timur dan KRL nan berakhir tersebut tertabrak KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek.

(acd/acd)

Sumber finance