Polisi Ajukan Surat Penangkapan Bang Si-hyuk Atas Penipuan Ipo

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Selasa, 21 Apr 2026 11:05 WIB

Kepolisian Metropolitan Seoul resmi mengusulkan surat perintah penangkapan terhadap Chairman HYBE Bang Si-hyuk pada Selasa (21/4). Kepolisian Metropolitan Seoul resmi mengusulkan surat perintah penangkapan terhadap Chairman HYBE Bang Si-hyuk pada Selasa (21/4). (Getty Images via AFP/Rodin Eckenroth)

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian Metropolitan Seoul melalui Divisi Investigasi Kejahatan Keuangan telah mengusulkan surat perintah penangkapan terhadap Chairman HYBE Bang Si-hyuk pada Selasa (21/4).

XportsNews via Naver memberitakan surat perintah penangkapan diterbitkan setelah Bang Si-hyuk diduga melanggar Undang-Undang Pasar Modal mengenai praktik perdagangan curang beberapa tahun nan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus ini bermulai dari dugaan penipuan penanammodal sebelum HYBE resmi melantai di bursa saham (go public) pada 2019.

Bang Si-hyuk diduga menyatakan tidak ada rencana untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO), nan kemudian mendorong biaya ekuitas swasta (private equity fund) untuk menjual saham kepemilikan mereka di HYBE.

Namun, tak lama setelah penjualan tersebut, HYBE justru melanjutkan proses listing saham.

[Gambas:Video CNN]

Pihak kepolisian menduga bahwa di kembali tindakan tersebut terdapat kesepakatan pribadi nan dibuat sebelumnya antara Bang Si-hyuk dan pihak biaya ekuitas swasta.

Dalam skema ini, Bang Si-hyuk disebut menerima 30 persen untung dari penjualan saham pasca-IPO, nan diperkirakan menghasilkan untung terlarangan hingga mencapai nyaris 200 miliar won.

Di sisi lain, Bang Si-hyuk tetap membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan penipuan terhadap penanammodal awal.

Menurut keterangannya, penjualan saham tersebut dilakukan atas permintaan dari pihak penanammodal sendiri, dan ketentuan pembagian untung merupakan syarat nan pertama kali diusulkan oleh para penanammodal tersebut.

Hingga buletin ini dirilis, proses norma mengenai permohonan surat perintah penangkapan ini tetap terus berjalan.

(chri)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-hiburan