Pln Bagikan Listrik Gratis Untuk Warga Prasejahtera, 45 Penerima Langsung Nikmati Dampaknya

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

PROKALTENG.CO – Program Terang Berkah Ramadan 2026 dari PT PLN (Persero) UID Kalselteng terus bersambung dengan tindakan nyata. Tak hanya menghadirkan sembako murah, PLN sekarang menyalurkan support pasang baru listrik cuma-cuma dan tambah daya bagi penduduk prasejahtera serta akomodasi umum di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Sebanyak 45 penerima faedah sudah merasakan langsung program ini. Rinciannya, 22 rumah penduduk prasejahtera, 3 posyandu, 7 sekolah, 15 rumah ibadah, hingga 1 pondok pesantren sekarang mendapatkan akses listrik nan lebih layak melalui program Terang Berkah Ramadan 2026.

Aqila, Ketua Posyandu Manggis di Banjarbaru, mengaku lega setelah fasilitasnya akhirnya mempunyai listrik mandiri.

“Kami sangat berterima kasih atas pasang baru listrik PLN secara cuma-cuma ini. Akhirnya bisa menikmati listrik secara mandiri,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sofia, penduduk Desa Kapuh, Kandangan. Kini rumahnya sudah tidak lagi berjuntai pada sambungan listrik dari pihak lain.

“Alhamdulillah, terima kasih PLN atas support ini. Listrik ini pasti sangat berfaedah bagi keluarga,” katanya.

Manfaat program juga dirasakan sektor pendidikan. Tenaga pengajar di SDN 1 Jaweten, Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur menyebut kehadiran listrik baru sangat membantu proses belajar mengajar di sekolah.

Electronic money exchangers listing

Tak hanya pasang baru, PLN juga meningkatkan kapabilitas daya listrik di sejumlah akomodasi ibadah. Salah satunya Masjid Al-Aman di Guntung Manggis, Banjarbaru, nan sekarang bisa menjalankan aktivitas dengan lebih optimal.

Pengurus masjid, H. Achmadi, menyampaikan apresiasinya.

“Bantuan tambah daya ini sangat membantu aktivitas ibadah dan aktivitas masyarakat di masjid. Sekarang semua bisa melangkah lebih nyaman dan lancar,” ucapnya.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelstijono, menegaskan program ini merupakan corak kepedulian PLN dalam menghadirkan daya nan merata.

“Kami berterima kasih program ini terus memberi faedah nyata. Listrik bukan sekadar kebutuhan, tapi juga penggerak kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Ia berambisi support ini bisa mendorong aktivitas sosial, pendidikan, dan keagamaan menjadi lebih produktif. PLN, lanjutnya, bakal terus menghadirkan program nan berakibat langsung, khususnya untuk pemerataan akses listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Lewat Terang Berkah Ramadan 2026, PLN menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga bagian dari solusi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Listrik diharapkan menjadi sinar baru nan membuka kesempatan dan kemandirian bagi para penerima manfaat. (tim)

PROKALTENG.CO – Program Terang Berkah Ramadan 2026 dari PT PLN (Persero) UID Kalselteng terus bersambung dengan tindakan nyata. Tak hanya menghadirkan sembako murah, PLN sekarang menyalurkan support pasang baru listrik cuma-cuma dan tambah daya bagi penduduk prasejahtera serta akomodasi umum di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Sebanyak 45 penerima faedah sudah merasakan langsung program ini. Rinciannya, 22 rumah penduduk prasejahtera, 3 posyandu, 7 sekolah, 15 rumah ibadah, hingga 1 pondok pesantren sekarang mendapatkan akses listrik nan lebih layak melalui program Terang Berkah Ramadan 2026.

Aqila, Ketua Posyandu Manggis di Banjarbaru, mengaku lega setelah fasilitasnya akhirnya mempunyai listrik mandiri.

Electronic money exchangers listing

“Kami sangat berterima kasih atas pasang baru listrik PLN secara cuma-cuma ini. Akhirnya bisa menikmati listrik secara mandiri,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sofia, penduduk Desa Kapuh, Kandangan. Kini rumahnya sudah tidak lagi berjuntai pada sambungan listrik dari pihak lain.

“Alhamdulillah, terima kasih PLN atas support ini. Listrik ini pasti sangat berfaedah bagi keluarga,” katanya.

Manfaat program juga dirasakan sektor pendidikan. Tenaga pengajar di SDN 1 Jaweten, Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur menyebut kehadiran listrik baru sangat membantu proses belajar mengajar di sekolah.

Tak hanya pasang baru, PLN juga meningkatkan kapabilitas daya listrik di sejumlah akomodasi ibadah. Salah satunya Masjid Al-Aman di Guntung Manggis, Banjarbaru, nan sekarang bisa menjalankan aktivitas dengan lebih optimal.

Pengurus masjid, H. Achmadi, menyampaikan apresiasinya.

“Bantuan tambah daya ini sangat membantu aktivitas ibadah dan aktivitas masyarakat di masjid. Sekarang semua bisa melangkah lebih nyaman dan lancar,” ucapnya.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelstijono, menegaskan program ini merupakan corak kepedulian PLN dalam menghadirkan daya nan merata.

“Kami berterima kasih program ini terus memberi faedah nyata. Listrik bukan sekadar kebutuhan, tapi juga penggerak kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Ia berambisi support ini bisa mendorong aktivitas sosial, pendidikan, dan keagamaan menjadi lebih produktif. PLN, lanjutnya, bakal terus menghadirkan program nan berakibat langsung, khususnya untuk pemerataan akses listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Lewat Terang Berkah Ramadan 2026, PLN menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga bagian dari solusi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Listrik diharapkan menjadi sinar baru nan membuka kesempatan dan kemandirian bagi para penerima manfaat. (tim)

Sumber prokalteng