Petani Lampuyang Desak Kios Pupuk Subsidi Diganti, Soroti Distribusi Tak Tepat Waktu

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

SAMPIT – Polemik pengedaran pupuk subsidi kembali mencuat di Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten (Kotim). Para petani setempat mendesak agar pengelola gerai pupuk subsidi diganti dengan penduduk lokal nan dinilai lebih memahami kebutuhan pertanian.

Keluhan ini disampaikan langsung oleh Zumain, salah seorang petani nan merasa pengedaran pupuk selama ini tidak melangkah optimal. Ia menilai pemilik gerai saat ini kurang memahami siklus dan kebutuhan pertanian di lapangan.

“Diganti saja dengan penduduk lokal Lampuyang. Pemilik gerai tidak mengerti pertanian, saat waktu memupuk tidak ada pupuknya,” kata Zumain pada Kamis 9 April 2026.

Kekecewaan serupa juga diungkapkan petani lainnya nan enggan disebutkan namanya. Ia mengaku sering mengalami keterlambatan pasokan pupuk, apalagi hingga lebih dari sepekan sejak pemesanan.

“Sudah lebih seminggu pesan belum datang pupuknya. Kiosnya juga tidak ada,” tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa praktik tebus pupuk terjadi di Lampuyang dimana petani menyetorkan duit terlebih dulu baru pupuk dipesan. Hal tersebut dikatakan tidak sesuai dengan sistem dan patokan nan telah ditetapkan.

“Kita setor duit dulu baru pupuk dipesan. Padahal aturannya jelas bahwa pupuk diserahkan baru kami bayar,” pungkasnya.

(Utomo)

Sumber info-lokal