Jakarta, CNN Indonesia --
Pesilat muda asal Pemalang, Jawa Tengah, Hazmi Ibadi Robi langsung tancap gas pada laga perdananya di Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Presiden 2026.
Turun di kategori tanding pra-remaja prestasi, siswa kelas 8 SMP tersebut sukses menunjukkan performa garang nan memukau penonton di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Jumat (26/6).
Mengenakan rompi body protector merah, Hazmi tampil dominan dan sukses membikin lawannya kelimpungan. Meski sang musuh mempunyai postur tubuh nan terlihat lebih besar dan terus berupaya menekan dengan ngotot, pertahanan kokoh Azmi kokoh tak tertembus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lewat kombinasi tendangan dan pukulan cepat, dia acapkali membalikkan serangan hingga sukses menjatuhkan musuh di matras.
Azmi mengaku penampilannya nan maksimal ini merupakan buah dari kedisiplinan tinggi nan dia jalani setiap hari. Di bawah pengarahan pembimbing IPSI Pemalang, pesilat berumur 13 tahun ini dituntut untuk menjaga kebugaran bentuk demi bisa tampil prima di arena nasional.
"Ada latihan teknik dan kefokusan aja. Kebetulan cukup disiplin sih. Saya tidur kudu 8 jam lebih," kata Azmi saat berbincang dengan CNNIndonesia.com di letak pertandingan.
Kejuaraan Piala Presiden 2026 nan diinisiasi oleh CNN Indonesia berbareng PB IPSI ini menjadi panggung terbesar bagi Azmi sejak dia menggeluti bumi pencak silat pada kelas 3 SD.
Datang jauh-jauh dari Pemalang sejak hari Selasa lampau berbareng rombongan nan terdiri dari 33 orang, Azmi mengaku bangga bisa mencicipi atmosfer pertandingan di ibu kota.
"Besar banget. Jadi paling besar sih, pertama kali tanding di Jakarta. Turnamen Piala Presiden ini sangat baik dan fasilitasnya sangat bagus," ujar Azmi antusias.
Laga perdana di hari kedua turnamen ini menjadi modal berbobot bagi Azmi untuk menatap rangkaian pertandingan selanjutnya nan tetap panjang hingga akhir pekan nanti.
Dengan modal performa "gacor" di partai pembuka, pesilat muda ini optimistis menatap podium tertinggi dan tidak gentar bersaing dengan ribuan peserta lainnya.
"Kemarin belum tanding, baru hari ini. Targetnya pesilat terbaik, juara satu dapat lencana emas," ucapnya optimistis.
(asf/wiw)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·