Jakarta, CNN Indonesia --
Bintang timnas Iran Mehdi Taremi dan asisten pembimbing Saeed Alhoei sempat ditahan di airport oleh pihak keamanan jelang laga Piala Dunia 2026.
Iran berangkat dari tempat penginapan mereka di Tijuana, Meksiko, ke Seattle pada Rabu (24/6) waktu setempat alias Kamis (25/6) waktu Indonesia untuk menjalani laga terakhir fase grup melawan Mesir.
Perjalanan skuad Team Melli tertunda selama 25 menit lantaran Taremi dan Alhoei ditahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) menyatakan keberangkatan timnas Iran terganggu lantaran kejadian tersebut.
"Selama perjalanan ketiga timnas ke Amerika Serikat, petugas tuan urmah mengganggu Saeed Alhoei dan Mehdi Taremi, sehingga memperlambat keberangkatan rombongan ke Seattle untuk pertandingan melawan Mesir," terang pernyataan FFIRI dikutip dari Aljazeera.
Tidak disebutkan argumen nan membikin Taremi dan Alhoei ditahan untuk diinterogasi, namun setelah 25 menit keduanya bisa berasosiasi berbareng tim untuk terbang ke Seattle.
Kejadian ini terjadi sehari setelah AS melonggarkan pembatasan perjalanan Iran nan membikin wakil Asia ini bisa berangkat ke Seattle dua hari sebelum pertandingan. Dalam dua laga sebelumnya timnas Iran hanya bisa masuk ke AS satu hari sebelum kick off.
Pemain dan pejabat olahraga Iran mengecam perlakuan tuan rumah. Sementara pejabat AS menyatakan segala kebijakan nan dilakukan berangkaian dengan keamanan, tanpa memberi rincian soal potensi ancaman seorang atlet nan hendak berkompetensi di pentas internasional.
Iran bakal menghadapi Mesir dalam laga terakhir Grup G pada Jumat (26/6) waktu setempat alias Sabtu (27/6) waktu Indonesia.
Saat ini Iran menempati ranking kedua Grup I dengan dua poin setelah bermain seri dengan Selandia Baru dan Belgia.
(nva/nva/wiw)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·