Jakarta, CNN Indonesia --
Perempuan di Inggris mengkremasi anjing peliharaannya nan sudah meninggal dan menjadikan abu sebagai campuran di tinta eyeliner untuk dijadikan tato.
Claire Hobson telah menghabiskan waktu selama 20 tahun berbareng anjing peliharaannya, Patch, sebelum kehilangan hewan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjadikan abu hasil kremasi sebagai tato saat hendak pindah ke Dubai. Menyimpan abu di dalam koper, menurut Hobsen, terlalu rumit dan berisiko.
"Saya bakal membikin tato eyeliner. Dan saya percaya banyak orang membikin tato orang nan mereka sayangi di tubuh mereka," kata Hobson kepada This Morning, nan dikutip Vice, Sabtu (6/6).
Dia lampau berujar, "Jadi, kenapa saya tak membikin tato di eyeliner saya?"
Dengan keahliannya sebagai seniman rias, dia membikin tato dari abu di kelopak matanya agar Patch bisa memandang dunia.
Hobson bekerja sama dengan koleganya untuk mencampur abu ke tinta eyeliner semi permanen dan mulai membikin tato.
Mencampur abu kremasi untuk dijadikan tato di tubuh sudah pernah dilakukan sebelumnya. Namun, mencampurnya dengan tinta eyeliner adalah terobosan baru.
Tato tersebut tak permanen dan hanya memperkuat beberapa tahun sebelum memudar. Saat Hobson, memerlukan perbaikan dia tetap punya sisa abu Patch.
"Dia bakal memperkuat di sana dalam waktu nan lama," ucap dia.
Hobson menyadari idenya dianggap gila oleh sebagian orang. Namun, dia mengatakan sebagai hewan peliharaan, anjing punya cinta nan murni dan tulus apalagi mereka sudah menghabiskan waktu selama dua dekade.
(isa/bac)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·