Penyesalan Julen Lopetegui Usai Qatar Tersingkir Dari Piala Dunia 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih timnas Qatar, Julen Lopetegui, menyampaikan penyesalan usai anak asuhnya tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Qatar kalah 1-3 dari Bosnia dan Herzegovina pada laga pemungkas Grup B di Stadion Seattle, Kamis (25/6) awal hari waktu Indonesia. Ini membikin skuad The Maroons kudu angkat koper dari Gempita Bola Dunia 2026 tanpa kemenangan.

"Dari tiga pertandingan, pada laga pertama kami mendapat poin krusial musuh tim kuat Swiss. Kami melakukannya. Tapi laga kedua susah dianalisis, kami kalah dari banyak aspek dan kesempatan terutama dengan kartu merah."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan laga terakhir, ada langkah maju untuk sepak bola Qatar. Setidaknya kami bisa bersaing di laga seperti ini. Sayang sekali kami kebobolan dengan gol dahsyat itu," kata Lopetegui dalam konvensi pers setelah laga, dikutip dari YouTube FIFA.

Qatar sudah dua kali ikut Piala Dunia. Pertama saat mereka jadi tuan rumah pada 2022, dan sekarang lolos sebagai salah satu wakil dari Asia.

Namun selama ikut pesta bola sejagat, Qatar sama sekali belum pernah menang. Torehan satu nomor musuh Swiss beberapa hari lampau adalah poin pertama dan satu-satunya untuk mereka.

Melihat realita itu, Lopetegui memandang aspek positif. Menurutnya, ada angan Qatar bisa berkembang terutama para pemain muda.

Di satu sisi, Lopetegui berambisi pembinaan pemain Qatar melangkah optimal. Ini lantaran wakil Asia Barat tersebut masuk ke dalam lima besar skuad rata-rata usia tertua di Piala Dunia 2026 (28,9 tahun).

Banner Gempita Bola 2026

"Hal lain nan saya pelajari adalah pemain muda Qatar. Mereka kudu mengambil pelajaran dari pemain nan lebih berpengalaman," ujarnya.

"Sayangnya kami punya pemain dengan usia lebih [tua]. Tapi pemain muda kudu mengambil pelajaran dari sini untuk masa depan," dia menambahkan.

Selanjutnya, Qatar bakal tampil di Piala Asia 2027 pada Januari mendatang. Sang juara memperkuat berada di Grup D berbareng Jepang, Thailand, dan Indonesia.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/nva)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport